KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Kinerja ekspor nonmigas Kalimantan Timur pada April 2026 menunjukkan pertumbuhan signifikan. Peningkatan permintaan dari sejumlah negara tujuan utama, terutama Filipina, menjadi pendorong utama lonjakan nilai ekspor daerah.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur mencatat nilai ekspor nonmigas ke 13 negara tujuan utama mencapai USD1,55 miliar pada April 2026. Angka tersebut naik USD276,11 juta atau 21,64 persen dibandingkan Maret 2026 yang sebesar USD1,28 miliar.
Kepala BPS Kaltim Mas’ud Rifai mengatakan, kenaikan tersebut didorong oleh meningkatnya ekspor ke sejumlah negara mitra dagang utama di kawasan Asia.
Baca Juga: Jelang Piala Dunia 2026, Guru dan PSK Kompak Turun ke Jalan di Mexico City
“Kondisi tersebut terutama dipengaruhi oleh peningkatan nilai ekspor ke beberapa negara tujuan utama seperti Filipina yang naik USD79,89 juta atau 69,48 persen, India naik USD60,83 juta atau 30,27 persen, dan Taiwan naik USD39,59 juta atau 67,99 persen,” ujarnya.
Sepanjang April 2026, nilai ekspor nonmigas Kaltim ke Filipina tercatat USD194,88 juta. Sementara itu, ekspor ke India mencapai USD261,79 juta dan Taiwan sebesar USD97,82 juta. Kenaikan juga terjadi pada Jepang yang tumbuh 29,25 persen menjadi USD90,71 juta, serta Korea Selatan yang melonjak lebih dari dua kali lipat menjadi USD61,85 juta.
Meski mencatat pertumbuhan bulanan yang kuat, secara kumulatif ekspor nonmigas Kaltim ke 13 negara tujuan utama masih mengalami kontraksi tipis. Selama Januari hingga April 2026, nilainya tercatat USD5,38 miliar atau turun 1,19 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Dalam empat bulan pertama tahun ini, Tiongkok tetap menjadi pasar terbesar produk nonmigas Kaltim dengan nilai ekspor mencapai USD2,04 miliar atau berkontribusi 34,03 persen terhadap total ekspor nonmigas. Posisi berikutnya ditempati India dengan nilai USD848,69 juta atau 14,17 persen, disusul Filipina sebesar USD564,67 juta dengan kontribusi 9,43 persen.
Mas’ud menambahkan, kawasan ASEAN masih menjadi tujuan utama ekspor nonmigas Kaltim. Selama Januari–April 2026, nilai ekspor ke kawasan tersebut mencapai USD1,51 miliar atau menyumbang 25,21 persen terhadap total ekspor nonmigas. Adapun ekspor ke kawasan Uni Eropa tercatat USD117,18 juta dengan kontribusi 1,96 persen. (*)
Editor : Ery Supriyadi