KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Regenerasi kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) Samarinda resmi bergulir. Melalui mekanisme Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar pada Rabu, 3 Juni 2026 kemarin, forum secara demokratis memberikan mandat kepada pengelola Taman Salma Shofa, Saddam Husein, untuk memimpin organisasi selama lima tahun ke depan.
Proses suksesi kepemimpinan berlangsung ketat namun tetap mengedepankan asas kekeluargaan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi. Tidak ada sistem paket, melainkan murni berdasarkan raihan suara terbanyak dari nama-nama kandidat yang diusulkan oleh forum. Saddam menceritakan bagaimana jalannya bursa pemilihan yang sempat memunculkan beberapa nama potensial dari para pelaku usaha pariwisata di Samarinda sebelum akhirnya mengerucut pada tiga besar.
"Bakal calon kandidatnya ditentukan oleh forum. Jadi forum kasih nama, nanti dari nama yang ada dieliminasi menjadi tiga. Jadi kemarin ada lima nama yang diusulkan forum," ungkap pria kelahiran 1990 tersebut. Dari proses eliminasi, muncul tiga nama final yang bersaing memperebutkan suara forum untuk mengisi tiga struktur teratas di kepengurusan DPC PUTRI Samarinda.
Baca Juga: Dua Arah PUTRI di Kaltim: Kukar Setia pada Daeng Lompo, Samarinda Mantap Lakukan Regenerasi Total
"Dari lima nama itu dieliminasi menjadi tiga. Saya, kemudian ada Resti Amalia dari Nauren Mini Garden, dan Khairil dari Kebun Ndesa. Suara terbanyak pertama ketua, suara nomor dua sekretaris jenderal (sekjen), suara nomor tiga bendahara umum," jelasnya terperinci mengenai mekanisme pemungutan suara.
Hasil akhir voting menempatkan Saddam sebagai peraih suara tertinggi dan otomatis keluar sebagai Ketua DPC PUTRI Samarinda yang baru menggantikan kepengurusan sebelumnya. Menanggapi hasil tersebut, Saddam mengaku siap mengemban tugas demi memajukan industri wisata di ibu kota Kaltim. Sedangkan posisi sekjen diisi Khairil dan bendahara oleh Resti. (riz)
Editor : Muhammad Rizki