Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Pegadaian Gelontorkan “Gold Generation”, Siswa SMK di Balikpapan Dapat Beasiswa Uang Saku

Ulil Mu'Awanah • Jumat, 12 Juni 2026 | 20:33 WIB
GOLD GENERATION: Pegadaian berusaha memastikan siswa SMK 6 Balikpapan memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi diri, tanpa terhalang oleh kondisi ekonomi keluarga.
GOLD GENERATION: Pegadaian berusaha memastikan siswa SMK 6 Balikpapan memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi diri, tanpa terhalang oleh kondisi ekonomi keluarga.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – PT Pegadaian Kantor Wilayah IV Balikpapan ikut berkontribusi membangun sumber daya manusia (SDM) unggul. Salah satunya dengan meluncurkan program Gold Generation melalui inisiatif Pegadaian Peduli Pendidikan. Ini sebagai bentuk komitmen mendukung akses pendidikan yang merata bagi seluruh kalangan.

"Program ini menjadi bagian dari langkah perusahaan dalam memperkuat investasi sosial di bidang pendidikan," ucap Deputy Operasional PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan Doni Saputra, Jumat (12/6).

Melalui pemberian Beasiswa Uang Saku Hibah Pendidikan kepada siswa SMK 6 Balikpapan, Pegadaian berupaya memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi diri, tanpa terhalang oleh kondisi ekonomi keluarga.

Dia mengatakan, pendidikan merupakan investasi paling berharga untuk menciptakan generasi masa depan yang berkualitas. Karena itu, perusahaan berupaya hadir untuk membantu siswa-siswa berprestasi yang memiliki keterbatasan finansial agar tetap dapat melanjutkan pendidikan dan mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.

Baca Juga: Motor Matik Terasa Berat dan Boros? Bisa Jadi CVT Anda Sudah Kotor

"Kami ingin memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi generasi muda untuk bersinar. Siswa SMK adalah aset bangsa yang siap kerja dan melalui hibah uang saku ini, kami berharap mereka bisa lebih fokus belajar tanpa harus mencemaskan biaya pendukung pendidikan," ujarnya.

Menurutnya, konsep pendidikan inklusif tidak hanya berbicara mengenai akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat, tetapi juga memastikan setiap siswa memperoleh kesempatan yang adil untuk berkembang sesuai potensi yang dimiliki. Program Gold Generation menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana dunia usaha dapat berperan aktif dalam memperluas akses tersebut.

Ia menambahkan keberhasilan pembangunan daerah, termasuk di Kaltim yang tengah bersiap menjadi pusat pertumbuhan ekonomi nasional melalui pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), sangat membutuhkan tenaga kerja terampil dan kompeten. "Oleh sebab itu, dukungan terhadap pendidikan vokasi menjadi langkah strategis untuk mencetak generasi yang siap menghadapi kebutuhan industri masa depan" tuturnya.

Baca Juga: CCTV Bundaran HI Mendadak Offline Saat Demo Mahasiswa, Polda Metro Buka Suara Soal Dugaan Jamming

Penyaluran beasiswa kepada siswa SMK 6 Balikpapan Utara dinilai tepat sasaran karena sekolah tersebut memiliki peran penting dalam menyiapkan lulusan vokasi yang siap memasuki dunia kerja. Bantuan yang diberikan diharapkan mampu mengurangi beban ekonomi keluarga sekaligus menjaga keberlanjutan pendidikan para siswa hingga menyelesaikan masa studi.

Selain membantu memenuhi kebutuhan pendidikan sehari-hari, program ini juga diyakini mampu meningkatkan konsentrasi belajar siswa. Dengan berkurangnya tekanan finansial, para pelajar dapat lebih fokus mengembangkan kompetensi akademik maupun keterampilan kejuruan yang menjadi bekal utama memasuki pasar kerja.

"Dari perspektif ekonomi, investasi pada pendidikan vokasi memiliki dampak yang luas. Kehadiran lulusan SMK yang kompeten akan memperkuat ketersediaan tenaga kerja terampil, meningkatkan produktivitas, serta mendukung kebutuhan sektor industri yang terus berkembang di Kaltim," ungkapnya.

Dengan demikian, manfaat program tidak hanya dirasakan oleh penerima beasiswa, tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi daerah dalam jangka panjang. Pihak sekolah menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Dukungan yang diberikan Pegadaian dinilai menjadi motivasi tambahan bagi siswa untuk terus berprestasi dan menyelesaikan pendidikan dengan baik.

Program Gold Generation juga diharapkan menjadi inspirasi bagi dunia usaha lainnya untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia. Kolaborasi antara sektor pendidikan dan dunia industri dinilai menjadi salah satu kunci penting dalam menciptakan generasi emas Indonesia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Melalui program ini, Pegadaian menegaskan bahwa investasi terbaik bukan hanya pada aset finansial, melainkan pada manusia. Ketika akses pendidikan yang inklusif dapat diwujudkan dan kesempatan belajar terbuka bagi seluruh anak bangsa, maka fondasi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan akan semakin kuat.

Baca Juga: Maling Gasak Uang Toko Kelontong, Tinggalkan Surat Janji Ganti Rugi Demi Biaya Sekolah Anak

Dengan hadirnya beasiswa Gold Generation, harapan baru pun terbuka bagi para siswa SMK 6 Balikpapan. "Mereka tidak hanya memperoleh bantuan pendidikan, tetapi juga mendapatkan kepercayaan bahwa masa depan yang lebih baik dapat diraih melalui kerja keras, kompetensi, dan kesempatan yang setara bagi semua," pungkasnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Gold Generation Pegadaian #beasiswa SMK Balikpapan #CSR Pegadaian #SMK 6 Balikpapan #Pegadaian Balikpapan