Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Investasi di Balikpapan Serap 11 Ribu Lebih Pekerja, Sektor Konstruksi hingga Perdagangan Jadi Motor Utama

Ulil Mu'Awanah • Rabu, 17 Juni 2026 | 19:36 WIB
BAWA HARAPAN: Tenaga kerja di Balikpapan sepanjang 2025 banyak terserap ke sektor perdagangan, konstruksi hingga properti.
BAWA HARAPAN: Tenaga kerja di Balikpapan sepanjang 2025 banyak terserap ke sektor perdagangan, konstruksi hingga properti.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Tingginya realisasi investasi di Balikpapan sepanjang 2025 turut berdampak pada penyerapan tenaga kerja. Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Balikpapan, investasi penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) berhasil menyerap sebanyak 11.746 tenaga kerja Indonesia dan 29 tenaga kerja asing.

“Investasi yang masuk harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, salah satunya melalui penciptaan lapangan kerja. Ini yang terus kami dorong,” ungkap Hasbullah Helmi, Kepala DPMPTSP Balikpapan, Rabu (17/6).

Ia mengatakan penyerapan tenaga kerja menjadi salah satu indikator penting dalam pertumbuhan investasi daerah. Data menunjukkan triwulan IV menjadi periode dengan penyerapan tenaga kerja terbesar yakni mencapai 3.414 pekerja. Sementara pada triwulan I terserap 3.136 tenaga kerja, triwulan II sebanyak 3.091 tenaga kerja, dan triwulan III mencapai 2.105 tenaga kerja.

Baca Juga: IKN Usung Smart City hingga Sponge City, Ini Dampaknya ke Ekonomi Nasional

Hasbullah menilai tingginya penyerapan tenaga kerja menunjukkan aktivitas ekonomi di Balikpapan terus bergerak positif. “Ketika investasi tumbuh, maka kebutuhan tenaga kerja juga meningkat. Ini memberikan dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan sebagian besar tenaga kerja terserap pada sektor perdagangan, jasa, konstruksi, properti, dan industri pendukung. Selain menciptakan lapangan kerja baru, investasi juga dinilai mampu meningkatkan perputaran ekonomi lokal melalui meningkatnya aktivitas usaha masyarakat.

“Efek investasi sangat luas. Tidak hanya perusahaan besar yang bergerak, tetapi UMKM, pedagang kecil, hingga sektor jasa juga ikut tumbuh,” ujarnya.

Menurut Hasbullah, pemerintah daerah terus mendorong investor untuk memprioritaskan penggunaan tenaga kerja lokal. “Kami berharap semakin banyak masyarakat Balikpapan yang mendapatkan kesempatan kerja dari investasi yang masuk,” lanjutnya.

Baca Juga: Pembangunan IKN Tahap Kedua Dikebut, Proyek Triliunan Rupiah Menanti Pengusaha

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing dengan kebutuhan industri. “Peningkatan keterampilan tenaga kerja menjadi hal penting agar masyarakat lokal dapat mengisi berbagai peluang kerja yang tersedia,” tambahnya.

Hasbullah optimistis pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) akan terus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Balikpapan. “Balikpapan akan menjadi salah satu pusat penyangga utama IKN. Karena itu peluang kerja dan peluang usaha akan terus berkembang,” ujarnya.

Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus menjaga iklim investasi yang kondusif agar pertumbuhan ekonomi daerah tetap stabil. “Kami ingin investasi yang masuk benar-benar berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” tutupnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Lapangan kerja Balikpapan #tenaga kerja 2025 #investasi balikpapan #ekonomi Balikpapan #DPMPTSP Balikpapan