Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Ekspor Balikpapan Meledak 48 Persen, Industri Pengolahan Jadi Penopang Utama

Ulil Mu'Awanah • Minggu, 21 Juni 2026 | 20:02 WIB
PERTUMBUHAN: Nilai ekspor Balikpapan pada April 2026 mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya. Ditopang dari sektor migas maupun nonmigas.
PERTUMBUHAN: Nilai ekspor Balikpapan pada April 2026 mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya. Ditopang dari sektor migas maupun nonmigas.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Nilai ekspor Balikpapan pada April 2026, melalui pelabuhan mencapai 569,13 juta dolar atau naik 48,21 persen dibandingkan Maret 2026 yang sebesar 383,99 juta dolar.

Di balik kenaikan tersebut, sektor industri pengolahan tampil sebagai motor utama pertumbuhan ekspor daerah. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Balikpapan menunjukkan ekspor hasil industri pengolahan mencapai 242,20 juta dolar pada April 2026, meningkat 49,65 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 161,84 juta dolar.

Kepala BPS Balikpapan Marinda Dama menjelaskan bahwa peningkatan ekspor April 2026 didorong oleh kenaikan baik pada kelompok migas maupun nonmigas.

"Nilai ekspor Balikpapan pada April 2026 mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan ini dipengaruhi meningkatnya ekspor migas maupun nonmigas," ungkapnya.

Baca Juga: Kasus Hibah DBON Kaltim, Agus Hari Kesuma Manfaatkan Masa Pikir-Pikir Sebelum Putuskan Banding

Dari total ekspor 569,13 juta dolar, kelompok nonmigas masih menjadi penyumbang terbesar dengan nilai 468,13 juta dolar atau sekitar 84,26 persen dari total ekspor. Sementara ekspor migas mencapai 101 juta dolar dengan kontribusi 15,74 persen.

Dominasi sektor nonmigas menunjukkan struktur ekspor Balikpapan semakin ditopang oleh aktivitas industri pengolahan. Bahkan secara tahunan atau year on year, ekspor hasil industri pengolahan tumbuh 132,69 persen dibandingkan April tahun lalu.

"Pertumbuhan ini menjadi sinyal positif bagi dunia usaha di Balikpapan dan Kalimantan Timur, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan berbagai komoditas industri di pasar internasional," tuturnya.

Secara keseluruhan, nilai ekspor April 2026 tercatat meningkat 61,60 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada April 2025, nilai ekspor Balikpapan masih berada di level 352,19 juta dolar.

Baca Juga: Disdikbud Kaltim Dukung Penuh Langkah BGN Hentikan Sementara MBG saat Libur Sekolah

Marinda mengatakan tren kenaikan tersebut menunjukkan permintaan global terhadap produk ekspor yang dikirim melalui pelabuhan Balikpapan masih cukup kuat.

"Secara year on year, peningkatan ekspor dipengaruhi oleh kenaikan ekspor migas sebesar 121,43 persen dan nonmigas sebesar 52,69 persen," katanya.

Meski demikian, akumulasi ekspor Januari-April 2026 masih tercatat sebesar 1,49 miliar dolar atau turun 22,57 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 1,92 miliar dolar.

Kondisi tersebut menunjukkan pemulihan ekspor mulai terjadi pada kuartal kedua tahun ini. "Jika tren pertumbuhan bulanan terus berlanjut, kinerja perdagangan luar negeri Balikpapan berpotensi kembali menguat pada semester kedua 2026," harapnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#perdagangan internasional Balikpapan #industri pengolahan Kaltim #ekspor migas nonmigas #Ekspor Balikpapan #BPS Balikpapan