Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Struktur Impor Energi Balikpapan Bergeser: Nigeria Tetap Raja, tapi Timur Tengah Mulai Menggila!

Ulil Mu'Awanah • Rabu, 24 Juni 2026 | 19:10 WIB
MIGAS: Nigeria jadi negara terbesar yang berkontribusi pada total impor Balikpapan.
MIGAS: Nigeria jadi negara terbesar yang berkontribusi pada total impor Balikpapan.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Meski Nigeria masih menjadi negara pemasok terbesar, lonjakan impor dari Uni Emirat Arab dan Amerika Serikat menjadi fenomena yang menonjol.

Nilai impor Balikpapan pada April 2026 tercatat sebesar 741,25 juta dolar atau naik 27,40 persen dibandingkan Maret 2026. Dari jumlah tersebut, Nigeria menjadi negara asal barang terbesar dengan nilai 160,01 juta dolar atau menyumbang 21,59 persen terhadap total impor.

“Pada April 2026, Nigeria adalah negara terbesar terhadap total impor Balikpapan. Selain itu terdapat peningkatan yang cukup besar dari beberapa negara seperti Uni Emirat Arab, Amerika Serikat dan Malaysia,” sebut Kepala BPS Balikpapan Marinda Dama Prianto.

Hal ini dikarenakan struktur impor Balikpapan masih didominasi sejumlah negara pemasok utama yang berkaitan dengan kebutuhan energi. Posisi kedua ditempati Brasil dengan nilai impor 97,11 juta dolar atau menyumbang 13,10 persen.

Baca Juga: Melonjak 134 Persen! Kilang Balikpapan Gencar Borong Minyak Mentah dari Luar Negeri, Nilainya Tembus Rp 11 Triliun lebih!

Sementara Guyana yang pada bulan sebelumnya tidak tercatat melakukan ekspor ke Balikpapan, langsung menempati posisi ketiga dengan nilai 96,78 juta dolar atau berkontribusi 13,06 persen.

"Gabon menyusul dengan nilai impor 70,42 juta dolar, disusul Singapura sebesar 68,86 juta dolar dan Pantai Gading sebesar 64,16 juta dolar," timpalnya.

Yang paling mencolok adalah Uni Emirat Arab. Impor dari negara tersebut melonjak dari hanya 0,04 juta dolar pada Maret menjadi 61,74 juta dolar pada April 2026. Secara persentase, kenaikannya mencapai 154.250 persen.

Sementara itu impor dari Amerika Serikat meningkat dari 8,55 juta dolar menjadi 47,74 juta dolar atau naik 458,36 persen. Malaysia juga mencatat kenaikan sebesar 122,59 persen menjadi 34,68 juta dolar.

Baca Juga: Kuasai Sepertiga Pasar! Tiongkok Borong Komoditas Ekspor Balikpapan hingga Tembus Jutaan Dolar

Menurut Marinda, dinamika asal negara pemasok menunjukkan adanya perubahan pola pasokan komoditas tertentu. “Perubahan komposisi negara asal impor merupakan hal yang wajar karena sangat bergantung pada kebutuhan industri serta ketersediaan komoditas dari negara pemasok,” ujarnya.

Marinda berujar, hal ini sekaligus memperlihatkan semakin luasnya jaringan perdagangan Balikpapan dengan berbagai negara, khususnya yang memiliki hubungan erat dengan pasokan energi dan bahan baku industri. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#perdagangan internasional Balikpapan #impor minyak balikpapan #impor nigeria balikpapan #pasokan migas balikpapan #BPS Balikpapan