Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Neraca Perdagangan Balikpapan April 2026 Defisit USD 172,12 Juta, Impor Migas Masih Tekan Kinerja Ekspor

Ulil Mu'Awanah • Kamis, 25 Juni 2026 | 20:08 WIB
Ekspor
Ekspor

KALTIMPOST.ID-Di tengah kuatnya ekspor nonmigas, Balikpapan masih menghadapi defisit neraca perdagangan pada April 2026. Tingginya impor migas membuat total neraca perdagangan tercatat minus USD 172,12 juta.

“Data BPS Balikpapan menunjukkan nilai ekspor April 2026 sebesar USD 569,13 juta, sedangkan impor mencapai USD 741,25 juta. Kondisi tersebut membuat neraca perdagangan mengalami defisit sebesar USD 172,12 juta,” beber Kepala BPS Balikpapan Marinda Dama Prianto.

Kondisi tersebut hampir sama dengan Maret 2026 ketika defisit perdagangan mencapai USD 197,85 juta. “Secara total, neraca perdagangan Balikpapan masih mengalami defisit karena impor migas lebih besar dibandingkan ekspor migas. Namun sektor nonmigas masih mencatatkan surplus,” lanjutnya.

Ekspor migas Balikpapan pada April 2026 mencapai USD 101 juta. Sedangkan impor migas mencapai USD 678,15 juta. Akibatnya sektor migas mengalami defisit sebesar USD 577,15 juta.

Baca Juga: KPG-Indosat Ooredoo Hutchison Perkuat Kolaboari, Siapkan Program Literasi Digital untuk Sekolah dan Komunitas di Kalimantan

Sebaliknya, sektor nonmigas menunjukkan kinerja positif. Nilai ekspor nonmigas mencapai USD 468,13 juta. Sedangkan impor nonmigas sebesar USD 63,10 juta. Dengan demikian, sektor nonmigas menghasilkan surplus perdagangan sebesar USD 405,03 juta.

Marinda menjelaskan sektor nonmigas selama ini konsisten menjadi penyumbang surplus perdagangan Balikpapan.

Kondisi itu menunjukkan struktur ekonomi Balikpapan yang masih sangat dipengaruhi aktivitas migas. Kebutuhan impor bahan baku minyak untuk mendukung industri pengolahan membuat arus masuk barang dari luar negeri tetap tinggi.

Meski demikian, kuatnya ekspor nonmigas memberikan sinyal positif bahwa sektor industri di luar migas masih memiliki daya saing dan menjadi penopang penting perdagangan luar negeri Balikpapan.

“Sektor nonmigas secara umum masih memberikan surplus bagi neraca perdagangan daerah. Namun karena porsi impor migas sangat besar, secara keseluruhan neraca perdagangan masih berada dalam posisi defisit,” katanya. (rd)

Editor : Romdani.
#impor nonmigas Kaltim #penajam paser utara #ekspor migas #Kutai Barat #neraca dagang balikpapan