Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

28 Coffee Perluas Ekspansi di Balikpapan, Buka Outlet Keenam di Km 7 Bidik Mahasiswa dan Komunitas Produktif

Ulil Mu'Awanah • Senin, 29 Juni 2026 | 19:28 WIB
EKSPANSI: Direktur Operasional Platinum Group Indonesia Soegianto menikmati kopi di outlet terbaru 28 Coffee di Km 7 Balikpapan.
EKSPANSI: Direktur Operasional Platinum Group Indonesia Soegianto menikmati kopi di outlet terbaru 28 Coffee di Km 7 Balikpapan.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Tren pertumbuhan industri kopi di Balikpapan kembali mendapat dorongan dengan dibukanya outlet keenam Coffee 28, Senin (29/6).

Kehadiran gerai baru di kawasan Kilometer 7 Balikpapan menjadi bagian dari strategi ekspansi Platinum Group Indonesia untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus menangkap potensi pertumbuhan ekonomi di kawasan berkembang.

Disampaikan Direktur Operasional Platinum Group Indonesia Soegianto, outlet terbaru tersebut merupakan gerai 28 Coffee ke-24 secara nasional.

Penambahan jaringan dilakukan seiring meningkatnya permintaan masyarakat terhadap ruang berkumpul yang tidak hanya menawarkan kopi, tetapi juga mendukung aktivitas bekerja maupun belajar.

Baca Juga: PLN Klaim Pemadaman Bergilir di Samarinda Bukan karena Pasokan Batu Bara yang Kurang, Ini Penyebabnya...

"Kalau di Balikpapan ini merupakan outlet Coffee 28 yang keenam, sedangkan secara nasional sudah menjadi outlet ke-24. Kami bersyukur perkembangan Coffee 28 terus berjalan dengan baik," sebut Soegianto.

Ia menjelaskan, pemilihan lokasi di Kilometer 7 bukan tanpa alasan. Kawasan tersebut dinilai memiliki potensi pasar yang besar karena berada dekat sejumlah perguruan tinggi, kawasan permukiman, serta jalur yang dilalui para pekerja.

Menurutnya, sejak awal 28 Coffee memang lahir dengan konsep yang dekat dengan mahasiswa. Berawal dari Yogyakarta, merek tersebut berkembang dengan mengedepankan karakter kopi khas serta suasana yang nyaman untuk berdiskusi maupun mengerjakan tugas.

"Kami memang sejak awal identik dengan mahasiswa. Di lokasi ini juga dekat dengan beberapa kampus sehingga mereka bisa datang untuk belajar, mengerjakan tugas, atau sekadar berdiskusi. Kami menyediakan koneksi WiFi yang kuat sehingga aktivitas mereka bisa lebih nyaman," katanya.

Baca Juga: Bikin Shock! Truk Fuso Raksasa Mendadak Terguling dan Hantam Rumah Warga di Gunung Bakaran, Begini Nasib Pemilik Rumah!

Lokasi gerai berada sekitar 100 meter dari pintu keluar Grand City sehingga dinilai mudah diakses oleh mahasiswa, warga sekitar maupun masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut.

Tak hanya menyasar mahasiswa, 28 Coffee juga melihat peluang dari kalangan pekerja kantoran hingga masyarakat yang gemar berolahraga di sekitar Kilometer 7.

"Kami ingin mendekatkan layanan kepada masyarakat di kawasan Kilometer 7. Selama ini kalau ingin menikmati 28 Coffee mereka harus ke kawasan yang lebih jauh. Sekarang sudah lebih dekat dengan tempat tinggal maupun aktivitas mereka," jelasnya.

Gerai baru tersebut memiliki kapasitas sekitar 100 pengunjung. Selain menghadirkan berbagai varian kopi khas, 28 Coffee juga menyediakan beragam makanan seperti nasi goreng, mi goreng, sop buntut, aneka roti, croissant, hingga makanan ringan.

Bangunan dua lantai itu juga dilengkapi musala sebagai fasilitas tambahan bagi pelanggan. "Kami ingin pengunjung merasa nyaman. Saat waktu salat tiba mereka tidak perlu keluar lagi karena sudah tersedia musala," tutur Soegianto.

Ia menambahkan, konsep 28 Coffee akan terus berkembang mengikuti karakter pasar di setiap lokasi sehingga setiap outlet memiliki kekhasan tersendiri tanpa meninggalkan identitas utama merek tersebut. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#28 Coffee Balikpapan #kafe dekat grand city #platinum group indonesia #kuliner balikpapan kilo 7 #tempat nugas mahasiswa balikpapan