KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Pembukaan outlet baru Coffee 28 di kawasan Kilometer 7 Balikpapan tidak hanya memperluas jaringan bisnis Platinum Group Indonesia, tetapi juga membuka kesempatan kerja baru bagi masyarakat setempat.
Namun, setiap pembukaan outlet baru selalu diikuti dengan penyerapan tenaga kerja lokal sebagai bagian dari komitmen perusahaan mendukung perekonomian daerah.
"Ya, salah satunya kami membuka peluang kerja yang lebih banyak bagi masyarakat Kota Balikpapan. Walaupun kondisi ekonomi belum sepenuhnya pulih, kami tetap melakukan ekspansi sehingga bisa menampung tenaga kerja," kata Direktur Operasional Platinum Group Indonesia Soegianto.
Untuk outlet terbaru di Kilometer 7, Coffee 28 mempekerjakan sekitar 15 hingga 17 karyawan yang menangani operasional harian. Jumlah tersebut dinilai cukup signifikan mengingat setiap gerai membutuhkan tenaga pelayanan, barista, dapur, kasir hingga bagian operasional lainnya.
Menurut Soegianto, ekspansi usaha yang dilakukan bukan hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga memberikan dampak ekonomi melalui penciptaan lapangan pekerjaan baru.
Selain menyerap tenaga kerja, kehadiran gerai baru juga berpotensi menggerakkan aktivitas ekonomi di kawasan sekitar. Mulai dari pemasok bahan baku, layanan distribusi, hingga meningkatnya aktivitas perdagangan di sekitar lokasi usaha.
Hingga saat ini, Balikpapan telah memiliki enam outlet, sementara secara nasional jumlahnya mencapai 24 gerai.
Baca Juga: Bupati PPU Mendorong Peningkatan DBH Sawit, Nilai Porsi 4 Persen Tak Seimbang dengan Beban Daerah
Soegianto optimistis kebutuhan masyarakat terhadap tempat berkumpul yang nyaman masih akan terus meningkat, sehingga peluang pengembangan bisnis tetap terbuka.
"Kami masih melihat prospek yang baik. Karena itu pengembangan outlet akan terus dilakukan secara bertahap sesuai potensi wilayah masing-masing," ujarnya.
Ia menambahkan perusahaan akan terus mengedepankan perekrutan tenaga kerja lokal setiap kali membuka cabang baru agar manfaat ekonomi dapat langsung dirasakan masyarakat sekitar.
"Dengan semakin bertambahnya jaringan Coffee 28, kontribusi sektor kuliner terhadap penciptaan lapangan kerja di Balikpapan diharapkan ikut meningkat, terutama di tengah berkembangnya kawasan permukiman dan pendidikan di wilayah utara kota," ucapnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo