Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Adaptasi Gaya Hidup Pelanggan, Beberapa Outlet 28 Coffee di Balikpapan Buka 24 Jam

Ulil Mu'Awanah • Selasa, 30 Juni 2026 | 19:35 WIB
JAWAB PERMINTAAN: Outlet baru 28 Coffee di Kilometer 7 Balikpapan dirancang untuk beroperasi tanpa henti mengikuti kebutuhan pelanggan yang beragam.
JAWAB PERMINTAAN: Outlet baru 28 Coffee di Kilometer 7 Balikpapan dirancang untuk beroperasi tanpa henti mengikuti kebutuhan pelanggan yang beragam.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Perubahan pola aktivitas masyarakat membuat manajemen 28 Coffee mengembangkan konsep operasional selama 24 jam di sejumlah outletnya di Balikpapan.

Direktur Operasional Platinum Group Indonesia, Soegianto mengatakan outlet baru 28 Coffee di Kilometer 7 dirancang untuk beroperasi tanpa henti mengikuti kebutuhan pelanggan yang beragam.

"Rencananya outlet ini buka 24 jam. Memang beberapa outlet kami di Balikpapan sudah lebih dulu menerapkan operasional selama 24 jam," ungkapnya di sela-sela peresmian, Senin (29/6). Saat ini, outlet Gunung Pasir dan Sepinggan telah lebih dahulu melayani pelanggan selama sehari penuh.

Namun demikian, menurut Soegianto, tidak seluruh gerai akan menerapkan konsep serupa. Kebijakan tersebut akan disesuaikan dengan potensi pasar dan karakter kawasan tempat outlet berdiri. "Tidak semuanya akan buka 24 jam. Hanya outlet yang memang memiliki potensi pasar untuk itu," katanya.

Baca Juga: Kabar Gembira Buat Orang Tua! ITK Balikpapan Ciptakan 'KidUp', Guru Digital Berbasis AI Khusus Anak Tunagrahita

Ia menjelaskan kawasan Kilometer 7 memiliki aktivitas yang berlangsung hampir sepanjang hari, mulai dari mahasiswa yang belajar hingga malam, pekerja dengan sistem shift, maupun masyarakat yang mencari tempat bersantai setelah beraktivitas. Karena itu, perusahaan melihat peluang operasional penuh cukup besar.

Selain menghadirkan kopi sebagai menu utama, 28 Coffee juga menawarkan pilihan makanan berat maupun ringan sehingga pelanggan dapat berkunjung kapan saja tanpa terbatas waktu makan. Gerai tersebut memiliki kapasitas sekitar 100 orang dengan bangunan dua lantai yang dilengkapi fasilitas WiFi berkecepatan tinggi dan musala.

"Kami ingin pelanggan merasa nyaman berada di sini dalam waktu yang lama. Mereka bisa bekerja, belajar, berdiskusi, hingga beristirahat sejenak sambil menikmati makanan maupun kopi," ujar Soegianto.

Menurutnya, konsep kedai kopi saat ini telah berkembang menjadi ruang publik multifungsi sehingga kebutuhan pelanggan tidak lagi hanya sebatas menikmati minuman, tetapi juga memperoleh tempat yang mendukung produktivitas dan interaksi sosial.

Baca Juga: Gratispol Dibatalkan Sepihak, LBH Samarinda Beri Waktu Sepekan Sebelum Gugat Pemprov Kaltim

"Dengan strategi operasional yang fleksibel, 28 Coffee optimistis mampu memperkuat posisinya di tengah persaingan industri kedai kopi yang semakin berkembang di Balikpapan," tuturnya.

Pembukaan outlet baru 28 Coffee di Kilometer 7 Balikpapan menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat sekitar karena membuka kesempatan kerja baru. "Kami membuka peluang kerja yang lebih banyak bagi masyarakat Balikpapan. Di sini kami mempekerjakan sekitar 15 hingga 17 karyawan yang menangani operasional harian,” beber Soegianto.

Menurut Soegianto, ekspansi usaha yang dilakukan bukan hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga memberikan dampak ekonomi melalui penciptaan lapangan pekerjaan baru. Selain menyerap tenaga kerja, kehadiran gerai baru juga berpotensi menggerakkan aktivitas ekonomi di kawasan sekitar.

Mulai pemasok bahan baku, layanan distribusi, hingga meningkatnya aktivitas perdagangan di sekitar lokasi usaha. Hingga saat ini, Balikpapan telah memiliki enam outlet, sementara secara nasional jumlahnya mencapai 24 gerai.

Soegianto optimistis kebutuhan masyarakat terhadap tempat berkumpul yang nyaman masih akan terus meningkat, sehingga peluang pengembangan bisnis tetap terbuka. "Kami masih melihat prospek yang baik. Karena itu pengembangan outlet akan terus dilakukan secara bertahap sesuai potensi wilayah masing-masing," ujarnya.

Baca Juga: Pemkot Dorong Koperasi Balikpapan Lebih Modern dan Akuntabel dengan Pelatihan Keuangan dan Digitalisasi 

Ia menambahkan perusahaan akan terus mengedepankan perekrutan tenaga kerja lokal setiap kali membuka cabang baru agar manfaat ekonomi dapat langsung dirasakan masyarakat sekitar. "Dengan semakin bertambahnya jaringan 28 Coffee, kontribusi sektor kuliner terhadap penciptaan lapangan kerja di Balikpapan diharapkan ikut meningkat," ucapnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#28 coffee buka 24 jam #ekspansi 28 coffee #outlet baru 28 coffee #gaya hidup #hotel platinum