Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

IHSG Diprediksi Melemah Hari Ini, Analis Ungkap Pemicunya

Dwi Puspitarini • Kamis, 2 Juli 2026 | 06:34 WIB
MELEMAH: IHSG pada akhir Maret melemah signifikan. Aktivitas transaksi juga mengalami perlambatan.
DIPREDIKSI MELEMAH: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih menghadapi tekanan pada perdagangan Kamis (2/7/2026).

 

KALTIMPOST.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih menghadapi tekanan pada perdagangan Kamis (2/7/2026). Sejumlah analis menilai peluang koreksi masih terbuka meskipun terdapat kemungkinan pembalikan arah apabila indeks mampu menembus level resistance tertentu. Investor pun disarankan untuk mencermati area support dan resistance sebagai acuan dalam mengambil keputusan investasi.

Analis Teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menilai IHSG masih berisiko melanjutkan pelemahan dalam jangka pendek. Namun demikian, ia juga melihat adanya peluang perubahan tren apabila indeks menunjukkan pergerakan yang lebih kuat dari perkiraan.

"Dalam skenario terbaik, IHSG berpotensi terkoreksi ke kisaran 5.472-5.540. Namun kami juga mencermati skenario alternatif yang mengindikasikan awal fase penguatan," ujar Herditya Wicaksana, dilansir dari CNN, Kamis (2/7).

Berdasarkan proyeksi tersebut, MNC Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak pada area support 5.486 dan 5.317. Sementara itu, level resistance diperkirakan berada di 6.007 dan 6.286.

Selain memberikan proyeksi indeks, Herditya juga merekomendasikan sejumlah saham yang dinilai menarik untuk dicermati investor, yakni ANTM, BIPI, BRPT, dan PGAS.

Pandangan serupa juga disampaikan Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova. Menurutnya, IHSG masih berpotensi melanjutkan koreksi selama belum mampu menembus level resistance 5.847.

"Selama IHSG masih berada di bawah 5.847, indeks berpotensi menguji support Fibonacci di level 5.472. Namun jika berhasil menembus 5.847, penguatan berpeluang berlanjut hingga menguji resistance 6.051," ujar Ivan.

Ia memperkirakan IHSG bergerak pada level support 5.722, 5.472, dan 5.314. Adapun area resistance berada di level 5.847, 6.045, 6.256, 6.545, hingga 6.835.

Untuk pilihan saham, Ivan merekomendasikan MBMA, MDKA, PGAS, PTBA, dan UNTR sebagai saham yang layak diperhatikan pada perdagangan hari ini.

Meski demikian, arah pergerakan IHSG masih sangat dipengaruhi sentimen pasar dan respons investor terhadap kondisi ekonomi maupun global. Oleh karena itu, pelaku pasar disarankan tetap berhati-hati dan mempertimbangkan manajemen risiko sebelum mengambil keputusan investasi.

Sebelumnya, IHSG berhasil ditutup menguat pada perdagangan Rabu (1/7/2026). Indeks naik 51,92 poin atau 0,92 persen ke level 5.695 dibandingkan penutupan sebelumnya.

Berdasarkan data RTI Infokom, nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia mencapai Rp10,2 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 18,39 miliar saham. Frekuensi transaksi tercatat mencapai 1,55 juta kali.

Pada penutupan perdagangan tersebut, sebanyak 378 saham mengalami kenaikan harga, 248 saham melemah, dan 158 saham bergerak stagnan. Meskipun penutupan sebelumnya menunjukkan penguatan, analis masih melihat potensi koreksi dalam jangka pendek sehingga investor perlu mencermati pergerakan indeks pada level-level penting yang telah diproyeksikan.***

Editor : Dwi Puspitarini
#Prediksi IHSG #bursa efek indonesia #ihsg #ihsg hari ini