KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Aktivitas belanja masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) semakin bergairah pada awal 2026. Momentum Ramadan dan Idulfitri menjadi pendorong utama meningkatnya konsumsi rumah tangga yang tetap menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi daerah.
Konsumsi rumah tangga pada triwulan I 2026 tumbuh 5,96 persen secara tahunan (year on year/yoy). Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan triwulan IV 2025 yang mencapai 5,67 persen (yoy).
"Penguatan konsumsi tersebut tercermin dari meningkatnya Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) menjadi 149,17 pada triwulan I 2026," ujar Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kaltim Jajang Hermawan.
Baca Juga: Rekonstruksi Jalan Nasional di Kutai Barat Gunakan Skema Multiyears, Anggaran Capai Rp 165 Miliar
Optimisme masyarakat juga terlihat dari Indeks Kondisi Ekonomi saat Ini (IKE) yang mencapai 151,67. Sementara itu, Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) tetap berada pada level optimistis 146,67.
"Perkembangan ini mengindikasikan masih kuatnya persepsi positif masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini maupun prospeknya ke depan," katanya.
Baca Juga: Seragam Gratis Belum Bisa Dibagikan, Siswa Baru di Kutim Diminta Bersabar
Penguatan konsumsi rumah tangga turut sejalan dengan membaiknya kinerja lapangan usaha yang ditopang permintaan domestik, terutama sektor perdagangan serta penyediaan akomodasi dan makan minum.
Menurut dia, kondisi tersebut tercermin dari meningkatnya aktivitas belanja, mobilitas masyarakat, serta konsumsi jasa selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri. (*)
Editor : Sukri Sikki