Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Ekspor Balikpapan Anjlok 20,84 Persen, Nilainya Susut hingga USD 118 Juta dalam Sebulan

Ulil Mu'Awanah • Rabu, 15 Juli 2026 | 16:41 WIB
TURUN: Nilai ekspor melalui pelabuhan di Balikpapan pada Mei 2026 mencapai USD 450,54 juta atau turun 20,84 persen dibandingkan April 2026 yang sebesar USD 569,13 juta.
TURUN: Nilai ekspor melalui pelabuhan di Balikpapan pada Mei 2026 mencapai USD 450,54 juta atau turun 20,84 persen dibandingkan April 2026 yang sebesar USD 569,13 juta.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Kinerja ekspor Balikpapan mengalami kontraksi cukup dalam secara bulanan pada Mei 2026. Di mana, nilai ekspor melalui pelabuhan di Balikpapan mencapai USD 450,54 juta atau turun 20,84 persen dibandingkan April 2026 yang sebesar USD 569,13 juta. Penurunan tersebut dipicu oleh melemahnya ekspor pada kelompok migas maupun nonmigas secara bersamaan.

Adapun penurunan ekspor pada Mei terjadi setelah nilai ekspor pada April berada pada level yang cukup tinggi. Penurunan bulanan tersebut mencerminkan berkurangnya nilai pengiriman komoditas dari kedua kelompok utama ekspor Balikpapan.

"Nilai ekspor melalui pelabuhan di Balikpapan pada Mei 2026 sebesar USD 450,54 juta atau turun 20,84 persen dibandingkan April 2026. Penurunan ini disebabkan oleh turunnya ekspor pada golongan migas sebesar 20,91 persen dan golongan nonmigas sebesar 20,82 persen," beber Kepala BPS Balikpapan Marinda Dama, Selasa (14/7).

Baca Juga: Saat Ekonomi Melambat, SBMA Justru Tancap Gas Benahi SDM dan Digitalisasi, Ini Target Besarnya

Dari catatan BPS, ekspor migas pada Mei 2026 tercatat sebesar USD 79,89 juta. Nilai tersebut turun dibandingkan April 2026 yang mencapai USD 101 juta. Sementara itu, ekspor nonmigas turun dari USD 468,13 juta menjadi USD 370,66 juta pada periode yang sama.

Meski secara bulanan mengalami penurunan cukup dalam, kinerja ekspor Balikpapan masih menunjukkan tren positif apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Secara year on year, nilai ekspor Mei 2026 meningkat 0,88 persen dibandingkan Mei 2025 yang sebesar USD 446,62 juta.

Marinda menjelaskan, kenaikan tahunan tersebut terutama ditopang oleh meningkatnya ekspor migas. Nilai ekspor migas melonjak dari USD 45,93 juta pada Mei 2025 menjadi USD 79,89 juta pada Mei 2026 atau tumbuh 73,95 persen.

"Secara year on year, kenaikan ekspor dipengaruhi oleh meningkatnya ekspor migas sebesar 73,95 persen. Namun di sisi lain, ekspor nonmigas masih mengalami penurunan sebesar 7,50 persen dibandingkan Mei tahun lalu," katanya.

Baca Juga: Kutai Barat Siap Sambut Delegasi Se-Kaltim, Gelar TTG XII 2026 Tinggal Hitungan Hari

Selain itu, ekspor nonmigas turun dari USD 400,69 juta pada Mei 2025 menjadi USD 370,66 juta pada Mei 2026. Kondisi tersebut membuat pertumbuhan ekspor secara keseluruhan tertahan meskipun sektor migas mencatat peningkatan yang cukup signifikan.

Secara kumulatif Januari hingga Mei 2026, total nilai ekspor Balikpapan mencapai USD 1,40 miliar. Nilai tersebut lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai USD 2,37 miliar atau turun 40,78 persen.

Selama lima bulan pertama 2026, kelompok nonmigas masih menjadi kontributor terbesar ekspor Balikpapan dengan peran sebesar 83,84 persen terhadap total ekspor. Sementara kelompok migas menyumbang 16,16 persen. Dominasi ekspor nonmigas tersebut menunjukkan bahwa struktur perdagangan luar negeri Balikpapan masih sangat bergantung pada kinerja komoditas nonmigas.

"Karena itu, pelemahan yang terjadi pada sektor tersebut memberikan dampak cukup besar terhadap total nilai ekspor daerah, meskipun sektor migas mampu mencatat pertumbuhan yang tinggi dibandingkan tahun sebelumnya," tuturnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
ekspor Mei 2026 Ekspor Balikpapan ekspor nonmigas ekspor migas BPS Balikpapan