KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Kalimantan Timur masih menjadi salah satu tujuan investasi terbesar di Indonesia. Hingga triwulan I 2026, berhasil menembus peringkat ke-10 nasional untuk realisasi investasi gabungan PMDN dan PMA dengan nilai Rp16,04 triliun.
Diterangkan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim Fahmi Prima Laksana mengatakan, posisi tersebut menunjukkan daya tarik investasi Kaltim masih cukup kuat meski kondisi ekonomi belum sepenuhnya pulih.
Di tingkat nasional, realisasi PMDN Kaltim yaitu Rp11,93 triliun menempatkan Bumi Etam di posisi keenam setelah DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat.
Baca Juga: Modal Infrastruktur dan Letak Strategis, Balikpapan Siap jadi Tuan Rumah Porprov Kaltim IX/2030
"Sementara itu, untuk investasi asing, PMA Kaltim senilai USD249,12 juta atau sekitar Rp 4,11 triliun berada di posisi ke-15 nasional. Nilai tersebut berasal dari 1.057 proyek. Realisasi tersebut turut menyerap 19.428 tenaga kerja, terdiri atas 19.368 tenaga kerja Indonesia dan 60 tenaga kerja asing," beber Fahmi.
Dia menambahkan, pemerintah daerah tetap menggenjot investasi agar target tahun ini yakni Rp 90,17 triliun dapat tercapai. Sebagai perbandingan, capaian investasi triwulan I 2026 tercatat lebih rendah 23,49 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Meski begitu, Kaltim masih mampu bertahan di jajaran 10 besar provinsi dengan realisasi investasi tertinggi di Indonesia. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo