KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Juni 2026, rata-rata lama menginap tamu hotel berbintang yang meningkat menjadi 1,86 hari. Kenaikan durasi menginap tersebut dinilai membuka peluang lebih besar bagi perputaran uang di sektor pariwisata maupun usaha pendukung lainnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Balikpapan, rata-rata lama menginap tamu hotel berbintang pada Juni 2026 bertambah 0,07 hari dibandingkan Mei 2026 yang tercatat 1,79 hari. Secara tahunan, angkanya juga meningkat 0,27 hari dibandingkan Juni 2025 yang berada di level 1,59 hari.
Adapun Kepala BPS Balikpapan Marinda Dama Prianto mengatakan peningkatan durasi menginap terjadi baik pada tamu mancanegara maupun wisatawan nusantara. Kondisi ini menjadi indikator positif karena tamu memiliki waktu tinggal yang lebih panjang dibandingkan periode sebelumnya.
Baca Juga: Daya Beli Masyarakat Kaltim Mulai Melemah, Perlambatan Tambang Picu Efek Berantai ke Dunia Usaha
"Secara umum rata-rata lama menginap tamu pada hotel klasifikasi bintang selama Juni 2026 mengalami peningkatan menjadi 1,86 hari. Dibandingkan Mei 2026 meningkat 0,07 hari, sedangkan dibandingkan Juni 2025 bertambah 0,27 hari," kata Marinda, Rabu (5/8).
Peningkatan paling mencolok terjadi pada wisatawan mancanegara. Rata-rata lama menginap tamu asing mencapai 2,87 hari atau bertambah 0,35 hari dibandingkan Mei 2026 yang sebesar 2,52 hari. Jika dibandingkan Juni tahun lalu, kenaikannya bahkan mencapai 0,55 hari dari sebelumnya 2,32 hari.
"Sementara itu, tamu nusantara juga menunjukkan tren yang sama meski dengan kenaikan yang lebih moderat. Pada Juni 2026, rata-rata lama menginap wisatawan domestik mencapai 1,84 hari, meningkat dibandingkan Mei 2026 sebesar 1,78 hari maupun Juni 2025 yang tercatat 1,57 hari," bebernya.
Menurut Marinda, bertambahnya lama tinggal tamu merupakan indikator yang tidak kalah penting dibandingkan tingkat hunian kamar. Semakin lama wisatawan berada di suatu daerah, semakin besar pula peluang mereka membelanjakan uang untuk kebutuhan akomodasi, kuliner, transportasi, hiburan, hingga berbelanja produk lokal.
Baca Juga: Residivis Narkoba Ditangkap Lagi, Sabu Disembunyikan di Dekat Kaki saat Digerebek Polisi
Data BPS juga menunjukkan sepanjang periode Juni 2025 hingga Juni 2026, rata-rata lama menginap tamu asing sempat mencapai puncak 3,12 hari pada Desember 2025. Adapun tamu nusantara mencatat capaian tertinggi pada Juni 2026, yakni 1,84 hari. Hal tersebut mengindikasikan mobilitas wisatawan domestik terus membaik dan mulai mendekati pola kunjungan yang lebih panjang.
"Durasi tinggal yang semakin panjang berpotensi meningkatkan nilai transaksi ekonomi, karena pengeluaran wisatawan tidak lagi hanya terpusat pada biaya kamar hotel, tetapi juga mengalir ke berbagai sektor jasa dan perdagangan yang menopang aktivitas ekonomi Balikpapan," tuturnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo