Hari Pertama KKI, UMKM Kaltim Raup Transaksi Rp80 Juta hingga Buka Jalan Ekspor Jepang  

Raden Roro Mira Budi Asih • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 12:43 WIB
PERLUAS: Lendy (kiri) dengan brand Menggeris Watches and Eyewear dan Kepala KPw BI Kaltim Jajang Hermawan saat KKI 2026. Produk Iendy yang menggunakan kayu lokal Kaltim dilirik buyer Jepang.
PERLUAS: Lendy (kiri) dengan brand Menggeris Watches and Eyewear dan Kepala KPw BI Kaltim Jajang Hermawan saat KKI 2026. Produk Iendy yang menggunakan kayu lokal Kaltim dilirik buyer Jepang.

 

KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Panggung Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 langsung memberikan hasil bagi salah satu UMKM Kalimantan Timur. Menggeris Watches and Eyewear mencatat transaksi penjualan sekitar Rp80 juta hanya pada hari pertama keikutsertaannya.

Tak berhenti di transaksi. UMKM yang mengolah kayu lokal Kaltim menjadi produk jam tangan dan kacamata itu juga mendapat peluang masuk pasar Jepang melalui calon mitra distributor.

Baca Juga: Pemilihan Rektor ITK Periode 2026-2030 Masuki Tahap Penyampaian Visi, Misi, dan Program Kerja

Owner Menggeris Watches and Eyewear Iendy Zelviean Adhari mengatakan, keikutsertaan dalam KKI memberikan dampak nyata bagi pengembangan bisnisnya.

“Bagi Menggeris, KKI sangat penting karena bukan hanya menjadi ajang promosi produk, tetapi juga membuka akses pasar yang lebih luas, baik nasional maupun internasional. Dampaknya cukup terasa, bahkan pada hari pertama keikutsertaan kami, transaksi penjualan sudah menembus Rp80 juta,” kata Lendy.

Baca Juga: Pemkab Kutai Barat Peringkat 1 dalam Penginputan Data Stunting Web Aksi Bangda

Lebih jauh, KKI membuka peluang kerja sama ekspor bagi Menggeris. Selama pelaksanaan kegiatan, Menggeris telah mencapai kesepakatan awal untuk melanjutkan MoU dengan buyer asal Jepang. "Saat pelaksanaan KKI, kami sudah mencapai kesepakatan awal untuk melanjutkan MoU dengan buyer dari Jepang, Mr Yuhei Nitta dari UnionBiz Holding,” ujarnya.

Baca Juga: Melawan, Pemkot Bontang Gugat PT Glora Kaltim ke PN Bontang  

Buyer tersebut, lanjut Iendy, menyatakan ketertarikan untuk menjadi distributor utama produk jam tangan automatic Menggeris untuk pasar Jepang. Bagi Menggeris, capaian tersebut menunjukkan bahwa keikutsertaan bersama Bank Indonesia Kaltim di ajang KKI bukan sebatas mendapatkan perhatian pengunjung. Panggung tersebut juga mampu mempertemukan UMKM dengan calon mitra bisnis dari pasar internasional.

“Bagi kami, ini menunjukkan bahwa keikutsertaan Menggeris bersama BI Kaltim di KKI bukan hanya memberikan exposure, tetapi juga menghasilkan akses bisnis yang konkret dan berpotensi membuka pasar ekspor secara berkelanjutan,” lanjut Iendy dikonfirmasi, Jumat (21/8).

Baca Juga: Eksploitasi SDA Bikin Lingkungan Rusak, DPRD Kaltim Kunci Pendanaan Recovery via Raperda

Menggeris merupakan salah satu dari 15 UMKM unggulan BI Kaltim yang hadir dalam KKI 2026. Produk yang dibawa para pelaku usaha Kaltim beragam, mulai wastra dan kriya, fesyen dan kerajinan, hingga makanan dan minuman olahan berbasis potensi lokal.

Kepala KPw BI Kaltim Jajang Hermawan mengatakan, penguatan UMKM daerah diarahkan untuk mengoptimalkan potensi unggulan sekaligus memperluas kemampuan pelaku usaha.

“Di Kalimantan Timur, penguatan UMKM turut diarahkan untuk mengoptimalkan kekayaan budaya dan potensi unggulan daerah melalui peningkatan kapasitas dan kualitas usaha, perluasan akses pasar dan pembiayaan, serta akselerasi digitalisasi,” papar Jajang.

Menurut Jajang, UMKM memiliki posisi strategis dalam perekonomian sehingga penguatannya perlu dilakukan secara menyeluruh. “Peran strategis UMKM sebagai pilar ekonomi bangsa tercermin dari jumlah pelaku yang mencapai sekitar 64 juta, menyerap 97 persen tenaga kerja, dan berkontribusi lebih dari 60 persen terhadap PDB nasional,” ungkapnya.

KKI 2026 berlangsung pada 20-23 Agustus di Hall A dan B JICC, Jakarta. Bagi UMKM Kaltim seperti Menggeris, keikutsertaan dalam ajang tersebut menunjukkan bahwa produk berbasis potensi lokal dapat menemukan pasar baru ketika dipertemukan dengan jejaring bisnis yang tepat. Dan bagi Menggeris, pasar baru itu kini mulai terbuka hingga Jepang. (*)

 

 

Editor : Sukri Sikki
kki KPw BI ekspor Jajang Hermawan kalimantan timur