20 Pelajar Terpilih Ikut Mahligai Nusantara 2026, BI Balikpapan Dorong Kreator Muda Naik Kelas

Ulil Mu'Awanah • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 06:37 WIB
KEPEMIMPINAN: Robi Ariadi menilai pencapaian institusi bukan hanya soal target, tetapi juga bagaimana seluruh pegawai diberi ruang untuk berkontribusi dan berkembang. FUAD MUHAMMAD/KP
Robi Ariadi. (FOTO FUAD MUHAMMAD/KP)

KALTIMPOST.ID-Mahligai Nusantara 2026 yang akan digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Balikpapan tidak hanya menghadirkan pameran produk ekonomi kreatif.

Dengan tagline #BerayakBetampaSetaketMendenia, yang bermakna ‘Bersama Berkarya, UMKM Mendunia’. Generasi muda pun turut mendapat ruang untuk belajar dan terlibat langsung dalam pengembangan karya.

Sebanyak 20 siswa SMA/SMK telah dipilih untuk mengikuti rangkaian program yang berkaitan dengan desain dalam event yang berlangsung 11–13 September 2026 di BSCC Dome Balikpapan.

Kepala KPw BI Balikpapan Robi Ariadi mengatakan, pelibatan pelajar menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem ekonomi kreatif yang lebih berkelanjutan.

Baca Juga: Hunian Hotel Berbintang Balikpapan Naik Jadi 58,43 Persen, tapi Turun Dibanding Juni 2026

Generasi muda dinilai memiliki peran penting karena mereka tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga memiliki potensi sebagai kreator.

“Kami kemarin sudah kurasi, terpilih 20 siswa-siswa SMA/SMK yang kemudian nanti desainnya akan kami review,” ujar Robi.

Menurut dia, para siswa tersebut akan mendapatkan kesempatan untuk memperoleh masukan dan pengalaman dari praktisi yang dilibatkan dalam program.

Dengan demikian, karya yang dihasilkan tidak berhenti pada tugas, tetapi dapat diarahkan menjadi produk kreatif yang memiliki nilai ekonomi.

“Pelibatan generasi muda juga berkaitan dengan perubahan pola pasar. Generasi Z saat ini semakin dekat dengan teknologi digital, media sosial dan model pemasaran baru. Kondisi tersebut menjadi peluang bagi pelaku ekonomi kreatif untuk mengembangkan cara baru dalam memperkenalkan produknya,” jelasnya.

Robi mengatakan, BI Balikpapan juga mendorong pelaku usaha untuk memahami pemasaran digital, termasuk pemanfaatan media sosial dan penjualan melalui platform digital.

“Kita juga lihat bagaimana kemudian kita inovasi ke mana-mana, baik kualitas kemudian memaksimalkan sistem digital,” katanya.

Baca Juga: Sidang Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Balikpapan, JPU Sebut Keterangan Terdakwa BS Berbelit

Program tersebut diharapkan menjadi jembatan antara kreativitas anak muda dengan kebutuhan industri ekonomi kreatif.

Para siswa dapat belajar mengenai desain sekaligus memahami bagaimana sebuah karya dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki daya jual.

Menurut Robi, penguatan sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam mendorong produk lokal naik kelas. Sebab, persaingan produk kreatif tidak hanya ditentukan oleh keunikan budaya, tetapi juga kualitas, desain, kemasan, pemasaran dan kemampuan membaca tren.

Mahligai Nusantara 2026 kemudian menjadi ruang untuk mempertemukan proses tersebut dengan masyarakat. Karya dan produk yang dihasilkan dapat diperkenalkan kepada publik, sementara pelaku usaha memperoleh kesempatan melihat perkembangan selera pasar.

BI Balikpapan berharap keterlibatan generasi muda dapat terus berkembang setelah festival berakhir. Dengan pengalaman yang diperoleh, mereka diharapkan memiliki keberanian untuk mengembangkan kreativitas dan memasuki sektor ekonomi kreatif secara lebih serius.

“Banyak hal yang sudah kami lakukan. Saya melatih desainer, juga pelaku usaha agar lebih siap,” tutur Robi.

Mahligai Nusantara 2026 ini pun menjadi momentum untuk memperlihatkan bahwa ekonomi kreatif bukan hanya soal menjual produk, tetapi juga membangun manusia yang mampu menciptakan ide, desain dan inovasi baru.

“Melalui pendekatan tersebut, BI Balikpapan ingin agar generasi muda memiliki pengalaman langsung dalam proses kreatif sekaligus memahami bagaimana sebuah karya dapat memiliki nilai ekonomi di tengah perkembangan pasar digital,” tegas Robi. (rd)

Editor : Romdani.
Komjen Karyoto letjen lucky avianto BI BALIKPAPAN ibu kota nusantara Kutai Barat