Kunjungan Wisman ke Kaltim Turun, tapi Dua Negara Ini Masih Mendominasi

Raden Roro Mira Budi Asih • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 10:09 WIB
MANCANEGARA: Berdasarkan kebangsaan, wisman yang berkunjung ke Kaltim masih didominasi negara tetangga.
MANCANEGARA: Berdasarkan kebangsaan, wisman yang berkunjung ke Kaltim masih didominasi negara tetangga.

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kalimantan Timur belum menunjukkan penguatan pada Juli 2026. Sebanyak 998 wisman tercatat berkunjung sepanjang bulan tersebut, turun tipis dibandingkan bulan sebelumnya maupun periode yang sama tahun lalu.

Jumlah kunjungan wisman pada Juli 2026 turun 0,70 persen dibandingkan Juni 2026. Secara tahunan, penurunannya mencapai 1,09 persen, dari 1.009 kunjungan pada Juli 2025 menjadi 998 kunjungan. “Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada Desember 2025 merupakan jumlah tertinggi selama periode Januari 2024 sampai dengan Juli 2026,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Mas’ud Rifai.

Baca Juga: Cegah Karhutla Meluas, Aparat dan Warga Pepas Eheng Perkuat Terus Sosialisasi dan Siaga

Jika dilihat berdasarkan kebangsaan, pasar wisatawan dari kawasan Asia Tenggara masih menjadi penopang utama kunjungan wisman ke Kaltim. Brunei Darussalam menjadi penyumbang terbesar dengan 306 kunjungan atau 30,66 persen dari total wisman. Posisi berikutnya ditempati Malaysia dengan 230 kunjungan atau 23,05 persen. Kemudian Tiongkok sebanyak 67 kunjungan (6,72 persen), Singapura 66 kunjungan (6,62 persen), serta Australia sebanyak 24 kunjungan (2,41 persen).

Secara kelompok kebangsaan, wisman ASEAN mendominasi dengan kontribusi 72,55 persen. Setelah itu Eropa sebesar 12,02 persen, Asia selain ASEAN 10,92 persen, Oseania 2,81 persen, dan Amerika 1,70 persen. Pada Juli, tidak tercatat kunjungan wisman dari kelompok kebangsaan Afrika dan Timur Tengah.

Penurunan tahunan terutama dipengaruhi merosotnya kunjungan dari kelompok Afrika dan Timur Tengah yang masing-masing anjlok 100 persen. Kunjungan wisman asal Asia selain ASEAN turun 11,38 persen, sedangkan Eropa berkurang 1,64 persen. Namun, tidak semua pasar mengalami kontraksi. Wisman asal Oseania justru meningkat 75 persen dan ASEAN naik tipis 0,42 persen dibandingkan Juli 2025. Sementara kunjungan dari Amerika tidak mengalami perubahan.

Baca Juga: Konflik Pasar Petung PPU Memanas, Pedagang Serahkan pada Penanganan Hukum

Secara bulanan, terdapat sejumlah pasar yang justru mencatat pertumbuhan. Kunjungan wisman Eropa melonjak 110,53 persen dibandingkan Juni 2026, disusul Asia selain ASEAN yang tumbuh 47,30 persen dan Oseania 27,27 persen.

Sebaliknya, kunjungan dari Afrika dan Timur Tengah kembali mencatat penurunan masing-masing 100 persen. Wisman asal Amerika turun 19,05 persen dan ASEAN berkurang 11,81 persen dibandingkan bulan sebelumnya. (*)

Editor : Dwi Restu A
penurunan wisatawan mancanegara kunjungan kalimantan timur