KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Central Park Borneo Bay disiapkan dengan kapasitas sekitar 150 unit atau brand. Sekitar 30 tenant di antaranya berasal dari MAP Group. Sementara Sogo diproyeksikan menjadi salah satu anchor tenant dengan menempati dua area, yakni lantai dasar dan upper ground.
"Kehadiran tenant tersebut menjadi bagian dari strategi Central Park Borneo Bay untuk mengisi pasar ritel kelas menengah atas hingga premium di Balikpapan dan Kalimantan Timur," ucap General Manager Plaza Balikpapan Aries Adriyanto.
Selain itu, Aries sebelumnya menyebut kawasan Borneo Bay City memiliki pembagian segmentasi ritel yang berbeda. Plaza Balikpapan diarahkan untuk segmen menengah, sementara Central Park Borneo Bay Mall menyasar segmen high end.
Dengan konsep tersebut, Central Park Borneo Bay diharapkan dapat menjadi alternatif masyarakat yang selama ini harus bepergian ke kota besar seperti Jakarta atau Surabaya untuk memperoleh produk dan layanan dari brand premium.
Baca Juga: Pembukaan Central Park Borneo Bay Mall Ditunda, Tunggu Situasi Karhutla Kondusif
Tak hanya mengandalkan tenant, manajemen juga menyiapkan berbagai program untuk menarik konsumen ketika pembukaan nantinya dilakukan. Program belanja khusus telah dipersiapkan dan akan menjadi bagian dari rangkaian opening. “Kami telah menyiapkan berbagai program belanja yang menarik bagi customer,” kata Aries.
Namun, manajemen belum menetapkan secara pasti tanggal baru pembukaan Central Park Borneo Bay Mall. Sebelumnya, Aries menyebut perkiraan pembukaan dapat bergeser ke sekitar pekan kedua November, tetapi keputusan tersebut masih menunggu kepastian dari manajemen holding.
"Rencananya dijadwalkan November, tapi belum dapat dipastikan tanggal resmi openingnya," sebutnya. Manajemen masih menunggu keputusan lebih lanjut sembari menyelesaikan seluruh persiapan operasional dan tenant.
Penundaan ini sekaligus memberikan waktu tambahan bagi manajemen untuk mematangkan berbagai aspek sebelum Central Park Borneo Bay benar-benar dibuka untuk publik.
Baca Juga: TPP Guru Samarinda Tersendat, Disdikbud Sebut Pagu Anggaran Terbatas
Jika seluruh persiapan berjalan sesuai rencana dan kondisi telah dinilai lebih kondusif, kehadiran Central Park Borneo Bay Mall akan menambah pilihan pusat perbelanjaan di Balikpapan, khususnya untuk segmen premium.
"Selain memperluas pilihan masyarakat, kehadiran pusat ritel baru tersebut juga berpotensi memperkuat aktivitas ekonomi kota melalui sektor perdagangan, kuliner, lifestyle dan jasa yang akan berkembang di sekitar kawasan," tutupnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo