Mobilitas Udara Balikpapan Tertekan, Penumpang Luar Negeri Anjlok Tajam

Ulil Mu'Awanah • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 20:25 WIB
MELEMAH: Jumlah penumpang pesawat domestik yang berangkat melalui Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan pada Juli 2026 hanya 141.569 orang, turun dibandingkan Juni 2026 sebanyak 142.021 orang.
MELEMAH: Jumlah penumpang pesawat domestik yang berangkat melalui Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan pada Juli 2026 hanya 141.569 orang, turun dibandingkan Juni 2026 sebanyak 142.021 orang.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Aktivitas penumpang pesawat di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan menunjukkan pergerakan yang beragam sepanjang Juli 2026. Di tengah tekanan jumlah penumpang jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, arus kedatangan domestik justru menunjukkan penguatan secara bulanan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Balikpapan, jumlah penumpang pesawat domestik yang berangkat pada Juli 2026 mencapai 141.569 orang. Angka tersebut turun tipis 0,32 persen dibandingkan Juni 2026 yang tercatat sebanyak 142.021 penumpang. Sementara jika dibandingkan Juli 2025, jumlah penumpang domestik yang berangkat mengalami kontraksi cukup dalam, yakni 24,90 persen.

Pada Juli tahun lalu, jumlah penumpang berangkat tercatat mencapai 188.499 orang. "Kondisi berbeda terlihat pada arus penumpang yang datang. Pada Juli 2026, jumlah penumpang domestik yang tiba di Balikpapan mencapai 197.715 orang, meningkat 9,33 persen dibandingkan Juni 2026 yang sebanyak 180.845 orang," ulas Kepala BPS Balikpapan Marinda Dama, Senin (14/9).

Baca Juga: Aturan Ganjil Genap BBM Subsidi Mulai Berlaku , Cek Syarat Pelat dan Sisa Bensin

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa pergerakan penumpang domestik belum sepenuhnya berada pada tren yang sama. Secara bulanan, terdapat penguatan pada arus kedatangan, sementara keberangkatan relatif stagnan.

“Kalau dilihat secara bulanan, penumpang domestik yang datang mengalami kenaikan 9,33 persen dibandingkan Juni 2026. Namun secara tahunan, baik penumpang yang berangkat maupun datang masih mengalami penurunan dibandingkan Juli 2025,” kata Marinda.

Secara keseluruhan, jumlah penumpang domestik yang menggunakan layanan penerbangan di Bandara SAMS Sepinggan selama Juli 2026 mencapai 339.284 orang. Jumlah tersebut naik 5,09 persen dibandingkan Juni 2026 yang mencapai 322.866 orang.

Meski demikian, capaian tersebut masih lebih rendah dibandingkan Juli 2025. Total penumpang domestik pada periode tersebut mencapai 427.638 orang, sehingga secara tahunan terjadi penurunan sebesar 20,66 persen.

Baca Juga: Pemadaman Bergilir Tiap Hari, DPRD Bontang Panggil PLN dan Pertanyakan Backup GPK-PLTD

Komposisi penumpang pada Juli 2026 juga memperlihatkan arus kedatangan masih menjadi penyumbang terbesar. Dari total 339.284 penumpang domestik, sebanyak 58,27 persen merupakan penumpang yang datang, sedangkan 41,73 persen merupakan penumpang yang berangkat.

Di sisi lain, segmen penerbangan luar negeri justru menunjukkan tekanan yang lebih kuat. Jumlah penumpang internasional yang berangkat pada Juli 2026 tercatat 5.198 orang. "Angka ini naik 3,22 persen dibandingkan Juni 2026 yang mencapai 5.036 orang, tetapi turun 10,84 persen dibandingkan Juli 2025 yang sebanyak 5.830 orang," sebutnya.

Sementara itu, jumlah penumpang penerbangan luar negeri yang datang hanya mencapai 6.227 orang. Angka tersebut turun 32,70 persen dibandingkan Juni 2026 yang mencapai 9.252 orang. Jika dibandingkan dengan Juli 2025, penurunannya mencapai 28,65 persen.

Dengan demikian, total penumpang penerbangan internasional pada Juli 2026 sebanyak 11.425 orang. Jumlah ini turun 20,04 persen dibandingkan Juni 2026 dan merosot 21,52 persen secara tahunan.

Marinda menilai, data tersebut memperlihatkan bahwa dinamika mobilitas udara di Balikpapan masih menghadapi tantangan, khususnya pada perjalanan internasional. Sementara itu, kenaikan arus kedatangan domestik secara bulanan menjadi salah satu indikator adanya peningkatan mobilitas masyarakat melalui jalur udara.

“Pergerakan penumpang ini menjadi gambaran aktivitas mobilitas masyarakat melalui transportasi udara. Kenaikan secara bulanan pada penumpang domestik yang datang perlu dilihat bersama dengan perkembangan penumpang berangkat dan pergerakan penerbangan luar negeri,” ujar Marinda.

Baca Juga: Oppo A7 Pro dan A7 Pro Max Segera Masuk Indonesia? Begini Spesifikasinya

Perkembangan lalu lintas udara tersebut turut menjadi salah satu indikator yang menarik bagi aktivitas ekonomi Balikpapan. Sebab, pergerakan penumpang melalui bandara tidak hanya berkaitan dengan mobilitas masyarakat, tetapi juga berhubungan dengan aktivitas perdagangan, jasa, pariwisata, perhotelan, serta kegiatan bisnis yang mengandalkan konektivitas udara.

Data Juli memperlihatkan adanya sinyal pemulihan secara bulanan pada pasar domestik, meski tekanan tahunan masih cukup besar. "Kondisi berbeda terjadi pada pasar internasional yang mengalami penurunan baik secara bulanan maupun tahunan, terutama pada arus penumpang yang datang ke Balikpapan," ucapnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
Transportasi Udara Kaltim bandara sams sepinggan penerbangan domestik berita Balikpapan BPS Balikpapan