Neraca Perdagangan Kaltim Surplus USD1,29 Miliar Ditopang Lonjakan Nonmigas

Raden Roro Mira Budi Asih • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 17:51 WIB
Kepala BPS Kaltim Mas’ud Rifai.
Kepala BPS Kaltim Mas’ud Rifai.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Neraca perdagangan Kalimantan Timur masih mencatat kinerja positif pada Agustus 2026. Selisih antara ekspor dan impor mencapai surplus USD1,29 miliar, meski sektor migas justru mengalami defisit.

Dijelaskan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Mas’ud Rifai, surplus perdagangan pada Agustus mencapai USD1.287,11 juta. Angka tersebut terbentuk dari surplus sektor nonmigas yang cukup besar, sementara transaksi migas masih mencatat selisih negatif.

Dari sektor nonmigas, neraca perdagangan mencatat surplus USD1.713,24 juta. Nilai tersebut berasal dari ekspor nonmigas USD1.794,54 juta, sedangkan impornya berada di angka USD81,30 juta.

Kondisi berbeda terjadi pada komoditas migas. Ekspor migas Kaltim selama Agustus tercatat USD86,63 juta, sementara impornya mencapai USD512,76 juta. Alhasil, sektor tersebut mengalami defisit USD426,13 juta.

Baca Juga: Perempuan di Balikpapan Diduga Lompat dari Apartemen, Polisi Belum Temukan Unsur Pidana

Meski demikian, surplus nonmigas mampu menjaga neraca perdagangan daerah tetap positif. Selisih positif sektor tersebut bahkan mencapai sekitar empat kali lipat dibandingkan defisit yang terjadi pada sektor migas.

Jika ditarik ke periode Januari-Agustus 2026, pola serupa masih terlihat. Sektor nonmigas menjadi penopang utama dengan surplus USD12,72 miliar.

“Selama Januari-Agustus 2026, sektor migas mengalami defisit USD3.603,69 juta. Sebaliknya, sektor nonmigas mengalami surplus USD12.717,14 juta,” sebut Mas’ud.

Defisit migas secara kumulatif tercatat USD3,60 miliar. Namun, surplus nonmigas yang jauh lebih besar membuat neraca perdagangan Kaltim secara keseluruhan tetap berada di zona positif.

Baca Juga: Brimob Polda Kaltim Sisir Karang Joang Balikpapan, Ini yang Dibahas Bersama Warga

Sepanjang delapan bulan pertama 2026, total ekspor Kaltim mencapai USD14,37 miliar. Sementara itu, nilai impor berada di level USD5,26 miliar.

Dengan komposisi tersebut, neraca perdagangan Kaltim hingga Agustus membukukan surplus kumulatif USD9,11 miliar. Capaian itu menunjukkan perdagangan luar negeri daerah masih ditopang kuat oleh kinerja komoditas nonmigas.

“Sehingga secara total kumulatif neraca perdagangan Kaltim selama Januari-Agustus 2026 mengalami surplus USD9.113,45 juta,” pungkasnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
Mas'ud Rifai Neraca Perdagangan Kaltim BPS KALTIM Ekonomi Kaltim ekspor nonmigas