KALTIMPOST.ID, Kylian Mbappe, rekrutan baru Real Madrid, menghadapi kesulitan besar dalam adaptasinya musim ini.
Meski sering kali mengancam gawang lawan, striker asal Prancis tersebut masih belum mencetak gol di LaLiga.
Terbaru, Mbappe kembali gagal mencetak gol saat Real Madrid bermain imbang 1-1 melawan Las Palmas di Gran Canaria, Jumat (30/8/2024) dini hari WIB.
Pertandingan itu memperpanjang paceklik gol Mbappe di kompetisi domestik, meski ia telah mencatatkan 17 tembakan sepanjang tiga pertandingan.
Pada pertandingan tersebut, Real Madrid harus puas dengan hasil imbang setelah tertinggal lebih dulu melalui gol cepat Alberto Moleiro di menit ke-5.
Penalti Vinicius Junior di babak kedua menyelamatkan wajah sang juara bertahan dari kekalahan.
Namun, di tengah hasil yang mengecewakan itu, sorotan justru tertuju pada performa Mbappe yang tak kunjung menunjukkan tajinya di depan gawang.
Menurut data dari Opta, Mbappe menjadi pemain dengan jumlah tembakan terbanyak di antara pemain dari lima liga top Eropa musim ini.
Namun, ekspektasi golnya (xG) yang mencapai 1.8 di LaLiga belum mampu mengubah statistiknya di papan skor.
Hal ini tentu menjadi sumber frustrasi bagi Mbappe, yang sebelumnya sempat mencetak gol dalam debutnya bersama Real Madrid di ajang Piala Super Eropa.
Rasa frustrasi Mbappe tak hanya terlihat dari statistiknya yang seret gol, tetapi juga dari interaksinya di lapangan dengan rekan setimnya, Vinicius Junior.
Menurut laporan dari The Athletic, Mbappe beberapa kali tampak kesal dengan Vinicius karena tidak menerima operan yang diharapkannya.
Ketegangan antara kedua penyerang bintang ini mulai menjadi perhatian, terutama bagi pelatih Carlo Ancelotti yang harus segera menemukan solusi untuk meningkatkan kerja sama di lini serang.
Situasi ini membuat Real Madrid tidak dalam kondisi terbaik di awal musim. Dari tiga pertandingan LaLiga, mereka hanya berhasil mengumpulkan lima poin, menempatkan mereka di peringkat kelima klasemen sementara.
Hasil imbang di Gran Canaria menjadi yang kedua bagi Los Blancos musim ini, dan membuat mereka tertinggal dari Barcelona yang kini memimpin klasemen.
Presiden Real Madrid, Florentino Perez, tampak tidak puas dengan performa tim sejauh ini. Usai pertandingan melawan Las Palmas, Perez mengambil langkah tidak biasa dengan mengunjungi ruang ganti pemain untuk memberikan pesan langsung.
Ia menekankan pentingnya peningkatan fokus dan kegigihan dalam setiap pertandingan, mengingat tantangan yang akan terus dihadapi Real Madrid sepanjang musim.
Perez mengingatkan para pemain bahwa setiap lawan akan memberikan yang terbaik saat menghadapi Real Madrid, terutama di laga tandang.
Meski awal musim masih panjang, ia memperingatkan tim agar tidak berpuas diri dan terus menjaga intensitas di sepanjang pertandingan.
Dengan kondisi seperti ini, Real Madrid menghadapi tantangan besar untuk bangkit dan kembali ke jalur kemenangan.
Seruan dari Florentino Perez bisa menjadi motivasi penting bagi skuad untuk memperbaiki performa dan mempertahankan persaingan di papan atas klasemen LaLiga musim ini. (*)
Editor : Dwi Puspitarini