KALTIMPOST.ID – Real Madrid masih memendam luka dari El Clasico pertama musim ini. Apalagi, kekalahan telak empat gol tanpa balas oleh FC Barcelona terjadi di kandang sendiri, Estadio Santiago Bernabeu (27/10). Dini hari nanti (6/11) di Bernabeu, Real ingin menjadikan AC Milan sebagai pelampiasan dalam matchday keempat fase liga Liga Champions (siaran langsung SCTV/beIN Sports 3/Vidio pukul 04.00 Wita).
Bagi entrenador Real Carlo Ancelotti, laga itu bukan upaya menceriakan lagi Bernabeu. Melainkan juga nostalgia melawan mantan klub yang turut membesarkan kariernya. Ancelotti menyimpan misi untuk mengakhiri nirmenang melawan Rossoneri, sebutan AC Milan, dalam tiga pertemuan terakhir (dua kali seri dan sekali kalah). Semuanya saat Ancelotti menangani SSC Napoli.
“Selalu spesial menghadapi AC Milan. Tapi, ini bukan semata sentimental bagiku. Semua pemain (Real) juga ingin memberikan yang terbaik (setelah kekalahan di El Clasico, Red),” kata Carletto yang secara keseluruhan punya statistik 5 kali menang, 7 kali seri, dan 3 kali kalah sebagai lawan AC Milan itu kepada Madrid Universal.
Bukan hanya Ancelotti. Attaccante AC Milan Alvaro Morata juga menjalani laga sarat emosional kontra Real. Morata pernah membela klub berjuluk Los Merengues itu pada musim 2016–2017. Musim ini, Morata baru mengoleksi dua gol. Di Liga Champions, Morata masih nirgol.
“Aku siap dengan apa yang mungkin akan aku terima di sana (Bernabeu, Red) karena aku pernah mengalaminya,’’ kata striker yang juga pernah membela rival sekota Real, Atletico Madrid, tersebut. (*)
Editor : Ery Supriyadi