Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

PSG di Ambang Sejarah sebagai Klub Prancis Pertama yang Meraih Treble Winner, Enrique Ungkap Rahasia Tim

Thomas Dwi Priyandoko • Sabtu, 12 Juli 2025 | 09:25 WIB

 

Luis Enrique berpeluang membawa PSG meraih treble winner musim ini.
Luis Enrique berpeluang membawa PSG meraih treble winner musim ini.

EAST RUTHERFORD – Paris Saint-Germain (PSG) musim ini diambang tiga gelar atau treble winner.

Setelah menjuara Ligue 1 Prancis dan Liga Champions, PSG selangkah lagi meraih juara Piala Dunia Antarklub (FIFA Club World Cup 2025).

Performa PSG sempat diragukan setelah Kylian Mbappe meninggalkan mereka untuk pindah ke Real Madrid pada awal musim.

Kepergian megabintang tersebut juga menyusul nama besar lainnya yakni Neymar Jr dan Lionel Messi.

Namun di bawah asuhan pelatih Luis Enrieque seluruh keraguan tersebut terbantahkan. PSG pun diambang sebagai klub pertama Prancis yang meraih treble winner.

Baca Juga: BMTC Samarinda Sabet Juara Umum, Kaiyla Zhafira Jadi Atlet Putri Cadet Terbaik KONI-Bayan 2025

Enrique menegaskan bahwa rahasia kebangkitan timnya adalah etos kerja kolektif, bukan bergantung pada kehebatan individu.

Pernyataan ini disampaikan menjelang final Piala Dunia Antarklub melawan Chelsea pada Senin dini hari WITA.

Pelatih asal Spanyol tersebut telah memimpin transformasi besar di PSG dengan menggantikan kepergian bintang besar dengan skuad muda dinamis yang mencerminkan filosofi total football-nya.

Berbicara dalam konferensi pers di Stadion MetLife, New Jersey, Enrique merendah dan menyebut dirinya bukan sosok sentral tim, melainkan menekankan komitmen bersama para pemain.

 “Aku bukan bintang. Aku hanya menikmati pekerjaanku. Aku senang dengan karier ini, terutama saat masa sulit,” ujar pelatih berusia 55 tahun tersebut.

“Ketika segala sesuatu tidak berjalan baik, justru aku merasa lebih baik. Kemenangan paling menyenangkan karena membuat para pendukung bahagia. Saya lebih bisa menerima kritik dibanding pujian.”

Luis Enrique, yang pernah membawa Barcelona meraih gelar Liga Champions 2014/2015, menyebut musim ini mungkin jadi salah satu yang terbaik dalam karier kepelatihannya.

Namun, ia menekankan keberhasilan baru bisa dibicarakan setelah final.

“Mungkin ini musim terbaik dalam karierku. Tapi masih ada satu final yang harus dimenangkan. Setelah itu, baru kita bicarakan,” katanya.

Luis Enrique kembali menegaskan pendekatan tim sebagai fondasi utama PSG.

 “Kami harus menjadi tim dengan sebelas bintang, bukan hanya satu atau dua. Bahkan bukan sebelas, mungkin tiga belas atau lima belas bintang. Bintang sejati haruslah seluruh tim. Itulah nilai klub ini. Kami pasti akan kalah lagi suatu saat. Kami ingin pemain bintang, tetapi yang bekerja untuk tim," tegasnya.(*)

 

Editor : Thomas Dwi Priyandoko
#psg #treble winner #liga champions #luis enrique #FIFA Club World Club 2025