KALTIMPOST.ID, Di Piala Kemerdekaan 2025 yang berlangsung semalam, Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Mali.
Bertanding di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Senin (18/8), skuad besutan Nova Arianto ditumbangkan Mali.
Pasukan Garuda Muda harus menyerah dengan skor tipis 1-2 dan finis sebagai runner up.
Mali berhasil tunjukkan penampilan menekan di laga ini, dan berulang kali lancarkan ancamannya ke gawang Dafa Al Gasemi.
Mali mencetak dua gol lebih dulu dari Zoumana Ballo dan Seydou Dembele. Adapun Indonesia membalas lewat tandukan Fadly Alberto.
Hasil ini membuat Timnas Indonesia harus mengubur impian mempersembahkan gelar juara pada HUT ke-80 RI.
Jalannya Pertandingan
Setelah peluit tanda dimulainya pertandingan berbunyi, Mali dengan cepat mengambil alih permainan.
Mereka mengurung pertahanan Timnas Indonesia. 10 menit pertama mutlak menjadi milik Mali.
Serangan yang dibangun tim asal Benua Afrika itu beberapa kali mengancam gawang Indonesia.
Sundulan Zoumana Ballo yang mengarah ke tiang jauh masih mampu ditepis sang kiper Dafa Al Gasemi.
Di menit ke-17, Mali kembali merangsek lewat sepakan Mahamadou Traore dari luar kotak penalti, tapi bola hanya meluncur tipis di sisi kiri gawang.
Dua peluang beruntun juga tercipta di menit yang sama, tetapi semuanya berhasil digagalkan Dafa.
Di menit ke-22, usaha Mali akhirnya berbuah gol. Zoumana Ballo mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan setelah menerima umpan silang dari N’Djicoura Bomba. Mali unggul 1-0.
Gawang Timnas Indonesia lagi-lagi kebobolan di menit ke-34. Kali ini Seydou Dembele mencetak gol indah lewat tendangan dari kotak penalti. Tendangan Dembele yang luar biasa itu pun kembali bersarang di gawang Dafa. Skor berubah menjadi 2-0 untuk Mali.
Timnas Indonesia tak tinggal diam. Tiga menit berselang, Fabio Azka melepaskan lemparan jauh yang disambut sundulan Fadly Alberto. Bola akhirnya masuk ke gawang Mali. Indonesia dapat mengejar 1-2.
Tak Ada Gol Tercipta di Babak Kedua
Di babak kedua Mali langsung tancap gas. Beberapa kali umpan-umpan silang coba disodorkan ke arah Bomba, tetapi tak ada satu pun yang kembali bersarang di gawang Dafa.
Mali sebenarnya berhasil mencetak gol lagi tepat di menit ke-50, tetapi wasit keburu meniup peluit tanda terjadinya pelanggaran hingga gol tersebut dianulir.
Timnas Merah Putih masih kesulitan menembus gawang Mali karena Mali tampak terus mendominasi jalannya laga dan permainan lebih banyak berkutat di depan gawang Dafa.
Di menit ke-67 kesalahan hampir saja dilakukan Dafa. Umpan yang ia lepaskan justru mengarah ke N’Djicoura Bomba, tetapi sepakan sang pemain Mali masih melenceng dari sasaran.
Di menit ke-74 Indonesia mendapat kesempatan lewat tendagan bebas. Namun, tembakan Fabio Azkairawan membentur pagar betis Mali dan hanya menghasilkan tendangan sudut.
Pemain Mali juga mulai terlihat frustrasi setelah upayanya mencari gol tambahan selalu gagal.
Pertahanan yang digalang Putu Panji dan kawan-kawan tampil disiplin memutus aliran bola Mali.
Di sisa waktu pertandingan, Mali tampaknya tak memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk keluar dari garis pertahanan.
Walau demikian, Mali tetap tak mampu menambah pundi-pundi golnya di laga ini.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor tidak berubah. Duel pun berakhir dengan kemenangan Mali 2-1 atas Indonesia.
Susunan pemain Indonesia vs Mali
Indonesia: Dafa Al Gasemi, Putu Panji, Matthew Baker, Muhammad Al Gazani, Dimas Adi, Fabio Azka, Eizar Jacob, Evandra Florasta, Nazriel Alvaro, Fadly Alberto, Mochammad Mierza Firjatullah.
Mali: Lamine Sinaba, Issa Kone, Mahamadou Konate, Samba Konare, Tiemoko Berthe, Aboubacar Kamara, Ibrahim Diakite, Mahamadou Traore, Seydou Dembele, N'Djicoura Bomba, Zoumana Ballo.