KALTIMPOST.ID – Atmosfer di Lisbon tengah bergemuruh. Portugal hanya selangkah lagi memastikan tiket langsung ke Piala Dunia (PD) 2026.
Kemenangan atas Hungaria dalam laga keempat Grup F kualifikasi PD 2026 zona UEFA di Estadio Jose Alvalade, Rabu (15/10) dini hari, bakal mengantarkan Selecao das Quinas menuju Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko (siaran langsung iNews/Sportstars/Vision+ pukul 02.45 Wita).
Baca Juga: Kumis Keberuntungan Trincao, Rahasia di Balik Kemenangan Dramatis Portugal atas Irlandia
Namun, satu syarat lain harus terpenuhi. Armenia—yang kini di posisi ketiga—tidak boleh menang saat bertandang ke markas Irlandia di Stadion Aviva, Dublin. Bila skenario itu terjadi, Portugal akan mengunci tiket ke Piala Dunia untuk ketujuh kalinya secara beruntun.
Menariknya, kelolosan kali ini bisa jadi yang tercepat sepanjang sejarah. Cristiano Ronaldo dkk hanya butuh empat laga untuk memastikan langkah ke turnamen empat tahunan itu. Sebelumnya, Selecao tak pernah sapu bersih empat laga awal kualifikasi.
Pencapaian ini tak lepas dari tangan dingin pelatih Roberto Martinez. Sejak menukangi Portugal dua tahun lalu, Martinez belum pernah gagal di ajang kualifikasi besar—menang dalam 13 laga beruntun.
“Aku merasakan semangat besar di ruang ganti. Kami semua bekerja keras untuk mewujudkan mimpi ke sana (Piala Dunia) tahun depan. Aku rasa tim ini sudah sangat siap,” ujar Martinez dikutip World Soccer Talk.
Jika Portugal benar-benar lolos dini hari nanti, tahun ini bakal melengkapi catatan emas sang pelatih asal Spanyol. Sebelumnya, Martinez sukses mempersembahkan gelar UEFA Nations League 2024–2025, usai mengalahkan Spanyol lewat adu penalti 5-3 di final di Allianz Arena, Munchen, 9 Juni lalu.
Laga melawan Hungaria dini hari nanti juga menjadi ulangan pertemuan 35 hari lalu di Budapest. Kala itu, meski Hungaria kalah 2-3, tim asuhan Marco Rossi mampu merepotkan pertahanan Portugal. Pelatih asal Italia itu diyakini bakal kembali menerapkan strategi yang sama: bertahan rapat dan memanfaatkan serangan balik cepat.
“Mereka akan banyak bertahan, lalu mengandalkan beberapa pemain untuk menyelesaikan peluang lewat serangan balik,” ungkap bek Portugal Ruben Dias kepada A Bola.
Baca Juga: Tagar #KluivertOut Menggema! Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, Publik Murka di Medsos
Di sisi lain, sorotan tertuju pada Cristiano Ronaldo. Sang kapten gagal mengeksekusi penalti dalam laga terakhir kontra Irlandia (12/10) setelah tendangannya ditepis kiper Caoimhin Kelleher di menit ke-75. Portugal nyaris kehilangan tiga poin andai Ruben Neves tidak mencetak gol kemenangan di menit 90+1.
Meski begitu, posisi CR7 sebagai algojo utama belum tergoyahkan. “Cristiano tetap pilihan utama,” tegas Martinez kepada O Jogo. (*)
Editor : Ery Supriyadi