KALTIMPOST.ID - Aroma panas Der Klassiker kembali membakar Bundesliga. Pertemuan ke-138 antara Bayern Munchen dan Borussia Dortmund (BVB), Minggu (19/11) dini hari Wita, jadi duel yang paling ditunggu. Keduanya datang dengan catatan sempurna—belum sekalipun menelan kekalahan musim ini.
Bayern tampil perkasa dengan enam kemenangan beruntun dan memimpin klasemen sementara dengan 18 poin. Di belakang mereka, BVB membayangi di posisi kedua dengan 14 poin, hasil empat kemenangan dan dua imbang.
Duel di Allianz Arena, Munchen (siaran langsung Soccer Channel/Vision+ pukul 00.30 Wita), akan jadi ajang pembuktian siapa yang paling pantas mempertahankan rekor nirkalah.
Baca Juga: Paul Pogba Cedera Lagi, Debut di AS Monaco Masih Misteri!
Meski hasil laga tak akan langsung menggoyahkan Bayern dari puncak klasemen, gelandang sekaligus wakil kapten Joshua Kimmich tetap waspada.
“Musim ini BVB lebih konsisten. Mereka sangat solid dalam bertahan dan punya lini depan yang bagus,” ujarnya kepada Sky Deutschland. Kimmich tahu, musim lalu Dortmund sempat tampil labil tapi masih mampu menahan Bayern dalam dua pertemuan berakhir imbang 1-1 dan 2-2.
Di lini serang, sorotan tertuju pada dua bomber produktif musim lalu: Harry Kane dan Serhou Guirassy. Kane menutup musim lalu dengan 41 gol, sedangkan Guirassy membukukan 38 gol. Menariknya, keduanya belum pernah mencetak gol di Der Klassiker. Malam ini bisa jadi momen mereka memecah kebuntuan.
HurriKane, julukan Kane, datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menorehkan 11 gol di enam laga awal. Sementara Guirassy baru mencetak empat gol dan masih berjuang pulih dari cedera.
“Aku percaya Serhou bisa mencetak gol pertamanya di Der Klassiker dan kembali menjalani musim luar biasa,” kata pelatih BVB, Niko Kovac, di laman resmi Bundesliga.
Menambah bumbu panas, pelatih yang pernah menakhodai kedua klub, Thomas Tuchel, dikabarkan akan hadir di tribun Allianz Arena.
Baca Juga: Pesta Vinicius Berujung di Meja Hijau, Bisa Bikin Real Madrid Merugi
Media Bavaria Abendzeitung München menyebut, Tuchel—yang baru saja meloloskan Inggris ke Piala Dunia 2026—masih memegang rekor spesial sebagai pelatih dengan kemenangan terbanyak di Der Klassiker, yakni empat dari sembilan pertemuan.
Pertandingan terakhir yang ia menangi bahkan berkesan: Bayern menghajar Dortmund 4-0 di Signal Iduna Park (5/11/2023). Kini, semua mata kembali tertuju pada dua raksasa Jerman itu. Siapa yang bakal bertahan tanpa noda kekalahan di Der Klassiker edisi kali ini? (*)
Editor : Ery Supriyadi