KALTIMPOST.ID - Amerika Serikat memastikan prosedur imigrasi bagi penonton Piala Dunia 2026 akan dipercepat melalui sistem baru bernama FIFA Pass. Kebijakan ini ditujukan untuk memudahkan pemegang tiket resmi yang akan masuk ke Amerika Serikat selama gelaran turnamen.
Dalam aturan awal, pemegang FIFA Pass akan mendapatkan prioritas penjadwalan di kantor konsulat jenderal (konjen) AS negara masing-masing. Mekanisme ini memberi kesempatan mereka untuk lebih cepat mengakses layanan visa, yang biasanya membutuhkan waktu tunggu hingga 60 hari di sekitar 80 persen konjen AS di seluruh dunia.
Baca Juga: Obrolan Santai di Balikpapan yang Bisa Mengubah Peta Olahraga Kaltim
Kebijakan tersebut diperkenalkan langsung oleh Presiden FIFA Gianni Infantino saat bertemu Presiden AS Donald Trump di Ruang Oval Gedung Putih, Washington, Senin (17/11) waktu setempat.
Kebijakan itu mulai terlihat saat para pejabat berbicara mengenai urgensi mobilitas jutaan penonton yang diperkirakan akan datang ke AS. Dengan tiga negara menjadi tuan rumah—AS, Kanada, dan Meksiko—diperkirakan arus kunjungan akan mencapai rekor tertinggi dalam sejarah Piala Dunia.
“Yang dijamin dengan FIFA Pass adalah janji temu yang dipercepat. Kami akan menaikkan antrean mereka,” ujar Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio. Ia menegaskan bahwa pemegang tiket sebaiknya segera mengajukan permohonan visa.
“Jangan menunggu sampai menit terakhir,” tambahnya.
Kebijakan ini menjadi salah satu bentuk kesiapan AS menyambut Piala Dunia 2026, sekaligus memberi kemudahan bagi wisatawan yang ingin menyaksikan turnamen secara langsung. (*)
Editor : Ery Supriyadi