Nama penjaga gawang berusia 27 tahun itu ramai diperbincangkan di bursa transfer setelah disebut-sebut mencapai kesepakatan awal dengan klub asal Bandung tersebut.
Paes telah memperkuat FC Dallas sejak 2022 dan menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang klub Major League Soccer itu. Selama empat musim terakhir, ia tampil konsisten dan menjadi salah satu pilar penting tim.
Hingga Jumat pagi, belum ada pernyataan resmi dari manajemen Persib mengenai kebenaran kabar tersebut. Namun, perhatian publik tertuju pada skema yang mungkin digunakan jika transfer itu benar terjadi, mengingat kontrak Paes bersama FC Dallas masih berlaku hingga akhir 2026.
Secara formal, Persib harus menempuh jalur transfer permanen apabila ingin merekrut Paes. Berdasarkan data pasar pemain, nilai sang kiper berada di kisaran puluhan miliar rupiah, angka yang tergolong besar untuk ukuran kompetisi domestik.
Alternatif lain yang berpeluang ditempuh adalah peminjaman pemain. Kompetisi MLS tengah memasuki masa jeda, sehingga membuka ruang bagi klub-klub di luar Amerika Serikat untuk meminjam pemain guna menjaga kebugaran dan ritme bertanding.
Skema semacam ini bukan hal baru dalam sepak bola global. Pada akhir dekade lalu, David Beckham pernah menjalani dua periode peminjaman dari LA Galaxy ke AC Milan saat MLS memasuki masa libur kompetisi.
Keterbatasan utama dari pola peminjaman tersebut adalah durasi yang relatif singkat. MLS dijadwalkan kembali bergulir pada akhir Februari hingga Maret, sehingga masa kebersamaan Paes dengan Persib, bila terealisasi, kemungkinan tidak berlangsung lama.
Editor : Uways Alqadrie