Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Prediksi Benfica vs Real Madrid: Reuni Emosional Mourinho di Laga Hidup Mati Liga Champions

Thomas Dwi Priyandoko • Rabu, 28 Januari 2026 | 06:48 WIB

Pelatih Benfica Jose Mourinho. (Foto: AFP)
Pelatih Benfica Jose Mourinho. (Foto: AFP)

KALTIMPOST.ID, LISBON — Jose Mourinho akan menjalani laga penuh emosi saat Benfica menghadapi Real Madrid pada pertandingan krusial Liga Champions, Kamis dini hari (29/1/2026) pukul 03.00 WIB.

Duel ini bukan sekadar penentuan nasib Benfica, tetapi juga menjadi ajang reuni Mourinho dengan mantan klubnya serta Álvaro Arbeloa.

Arbeloa kini menjabat pelatih kepala Real Madrid. Ini merupakan pengalaman pertamanya menangani tim senior setelah ditunjuk menggantikan Xabi Alonso yang dipecat dua pekan lalu.

Menariknya, Alonso dan Arbeloa sama-sama merupakan mantan anak asuh Mourinho di Madrid.

Mourinho yang melatih Real Madrid pada periode 2010–2013 menyebut Arbeloa sebagai salah satu mantan pemain favoritnya, terutama dari sisi pribadi.


“Arbeloa adalah anak saya. Dia bukan sekadar mantan pemain, tapi salah satu pribadi terbaik yang pernah saya latih,” ujar Mourinho dalam konferensi pers, Selasa.

Pelatih asal Portugal itu menegaskan tidak ingin memberi tekanan berlebih kepada Arbeloa, meski lawannya kini adalah klub yang pernah membesarkan namanya.

Ia juga menepis anggapan bahwa minimnya pengalaman Arbeloa bisa menjadi kelemahan.

“Dia bisa melatih klub mana pun di dunia. Saya berharap dia sukses di Real Madrid, tapi tidak untuk pertandingan besok,” kata Mourinho.

Arbeloa pun membalas pujian sang mentor dengan penuh rasa hormat. Ia mengaku Mourinho memiliki peran besar dalam perjalanan kariernya, bukan hanya sebagai pelatih, tetapi juga sebagai figur penting dalam hidupnya.

Sementara itu, kondisi kedua tim kontras. Real Madrid datang dengan kepercayaan diri tinggi usai menang telak 6-1 atas Monaco dan kini berada di posisi ketiga klasemen dengan 15 poin.

Sebaliknya, Benfica terpuruk di peringkat ke-29 dengan enam poin dan berada di zona eliminasi.

Benfica wajib menang untuk menjaga peluang lolos ke fase gugur. Mourinho menyebut laga ini sebagai situasi hidup-mati bagi timnya.


“Kami tidak punya apa-apa untuk hilang. Kami harus bermain seimbang, karena tanpa itu Madrid akan menghukum kami,” ujarnya.(*)

 

Editor : Thomas Priyandoko
#jose mourinho #real madrid #benfica