KALTIMPOST.ID - Tim nasional Inggris punya alasan unik dalam menentukan Kansas City sebagai markas utama untuk Piala Dunia 2026. Pilihan itu bukan semata karena fasilitas mewah atau jarak ke stadion, melainkan hal sederhana: jendela yang bisa dibuka.
Hal ini diungkapkan oleh pelatih kepala Inggris, Thomas Tuchel.
“Kami tidak ingin berada di tempat di mana AC selalu menyala dan jendela tidak bisa dibuka. Banyak hotel seperti itu di Amerika, dan menurut saya itu membuat perbedaan,” ujarnya dikutip dari Daily Mail.
Baca Juga: Siapa Rebut Enam Tiket Sisa Piala Dunia 2026? Jadwal Playoff Lengkap
Menurut Tuchel, keputusan tersebut diambil setelah diskusi bersama tim pelatih dan sejumlah pemain senior timnas Inggris. Tuchel ingin pemain merasa benar-benar “pulang” setiap kali selesai bertanding.
“Kami memilih hotel yang jendelanya bisa dibuka, hotel yang intim dan kecil. Saya rasa masuk akal untuk kembali ke sana setelah terbiasa dengan tempat itu,” jelasnya. (*)