KALTIMPOST.ID, Gelandang senior Persib Bandung, Marc Klok, membawa misi khusus di luar lapangan jelang laga Timnas Indonesia dalam ajang FIFA Series, Maret 2026.
Di tengah optimisme tinggi, Klok menyoroti perilaku negatif oknum suporter di media sosial.
Timnas Indonesia dijadwalkan menjamu Saint Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat malam (27/3).
Meski yakin menang, Klok lebih mengkhawatirkan dampak perundungan (bullying) digital terhadap rekan-rekannya.
"Saya tidak mengerti apa manfaatnya merundung pemain. Itu tidak membantu siapa pun, justru bisa merusak performa dan perkembangan mereka," tegas Klok dalam keterangannya.
Klok menilai tekanan berlebihan dan serangan pribadi di media sosial bisa menjadi bumerang, terutama bagi pemain muda yang mentalnya belum teruji.
Ia mengajak publik untuk memberikan energi positif kepada seluruh penggawa Timnas Indonesia, termasuk nama-nama seperti Beckham Putra, Ragnar Oratmangoen, hingga Jay Idzes.
"Saya pikir kita seharusnya bisa menang di laga pertama. Pertandingan berikutnya mungkin lebih menantang, tapi saya tetap yakin kita bisa meraih hasil positif," tambah gelandang naturalisasi tersebut terkait peluang di FIFA Series 2026.
Senada dengan Klok, pelatih Persib Bojan Hodak juga memberikan restu penuh bagi dua anak asuhnya, Beckham Putra Nugraha dan Eliano Reijnders, yang dipanggil memperkuat skuad Garuda.
Hodak berharap jam terbang di level internasional bisa meningkatkan mentalitas pemain saat kembali ke klub.
"Saya berharap mereka mendapat kesempatan bermain. Pengalaman di Timnas akan sangat membantu meningkatkan rasa percaya diri mereka saat kembali ke klub," ujar Bojan Hodak.
Pertandingan melawan Saint Kitts and Nevis menjadi momentum krusial bagi Timnas Indonesia untuk memperbaiki peringkat FIFA sekaligus mematangkan komposisi tim di bawah arahan dukungan penuh publik sepak bola tanah air. ***
Editor : Dwi Puspitarini