Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kata-Kata Manis Guardiola Setelah City Kalahkan Arsenal 2-1: Sekarang Kami Punya Harapan Juara

Thomas Priyandoko • Senin, 20 April 2026 | 08:37 WIB
Guardiola senang timnya dapat mengalahkan Arsenal dengan skor 2-1. (Foto: The Times)
Guardiola senang timnya dapat mengalahkan Arsenal dengan skor 2-1. (Foto: The Times)

 

KALTIMPOST.ID, MANCHESTER – Manajer Pep Guardiola menegaskan peluang juara masih terbuka bagi Manchester City setelah kemenangan penting 2-1 atas Arsenal FC pada laga Liga Inggris, Minggu (19/4/2026) malam di Stadion Etihad.

Gol kemenangan City dicetak striker Norwegia Erling Haaland pada babak kedua. Hasil ini memangkas selisih poin di puncak klasemen menjadi tiga angka, dengan City masih menyimpan satu pertandingan lebih banyak.

Meski meraih kemenangan krusial, Guardiola menegaskan Arsenal tetap berada dalam posisi paling kuat dalam perburuan gelar musim ini.

“Pertandingan ini memberi kami satu hal yakni harapan. Itu saja,” kata Guardiola seusai laga.

Pelatih asal Spanyol itu juga mengingatkan pemainnya agar tetap fokus meskipun peluang juara kembali terbuka.

“Saya bilang kepada para pemain, nikmati momen ini, tetapi jangan kehilangan fokus. Kami memang masih di jalur persaingan, tapi kenyataannya siapa yang berada di puncak klasemen? Bukan kami,” ujarnya.

Dalam beberapa musim terakhir, Manchester City kerap memberikan tekanan besar kepada Arsenal menjelang akhir musim. Tim asuhan Guardiola dikenal sering melakukan lonjakan performa pada fase penentuan yang akhirnya menentukan perebutan gelar.

Guardiola juga memuji kualitas permainan Arsenal yang dinilainya sangat kuat sepanjang musim.

“Orang bilang mereka kehilangan momentum. Tapi ketika melihat cara mereka bermain, duel-duel fisik, bola panjang, bola kedua, hingga situasi bola mati, mereka adalah tim luar biasa. Kalau tidak, mereka tidak mungkin memimpin klasemen sepanjang musim,” katanya.

Laga sengit ini juga diwarnai duel fisik antara Haaland dan dua bek Arsenal, William Saliba serta Gabriel Magalhaes. Bahkan dalam salah satu momen, kaus Haaland robek setelah berduel dengan Gabriel.

“Saya tidak ingin berada di posisi Erling Haaland menghadapi Saliba dan Gabriel. Sejujurnya saya lebih memilih membaca buku,” ujar Guardiola sambil tersenyum.

Haaland sendiri merasa pertarungan fisik tersebut merupakan bagian biasa dari pertandingan besar.

“Selalu seperti ini, banyak duel keras. Biarkan orang lain menilai siapa yang menang. Tapi saya mencetak gol, jadi pada momen itu saya yang menang,” kata striker berusia 25 tahun tersebut.

Guardiola juga menyinggung kontribusi kapten tim Bernardo Silva yang akan meninggalkan Manchester City pada akhir musim setelah sembilan tahun membela klub.

“Kalau saya bicara terlalu banyak tentang dia, saya bisa menangis. Jadi saya hanya ingin mengucapkan terima kasih dari hati terdalam. Dia legenda, benar-benar legenda,” tutur Guardiola.

Manchester City berpeluang menyamai poin Arsenal di klasemen jika mampu mengalahkan Burnley FC pada pertandingan berikutnya, Rabu (22/4/2026).(*)

 

Editor : Thomas Priyandoko
#guardiola #man city #liga inggris #sepak bola