KALTIMPOST.ID, LONDON – Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menyebut kemenangan timnya sebagai “malam luar biasa” setelah memastikan lolos ke final Liga Champions UEFA 2025/2026.
Arsenal melaju ke partai puncak usai menyingkirkan Atletico Madrid dengan agregat 2-1 di semifinal.
Kemenangan ditentukan oleh gol kapten Bukayo Saka menjelang jeda babak pertama, serta solidnya lini pertahanan yang mencatat clean sheet kesembilan musim ini.
Baca Juga: Setelah 20 Tahun, Arsenal Kembali ke Final Liga Champions; Saka Jadi Penentu
Di final, Arsenal akan menghadapi pemenang laga antara Paris Saint-Germain dan Bayern Munich di Puskas Arena, Budapest, pada 30 Mei mendatang.
Arteta mengaku sangat bangga dengan pencapaian timnya. Ia bahkan berlari ke lapangan saat peluit akhir dibunyikan untuk merayakan kemenangan bersama pemain dan suporter.
“Saya tidak bisa lebih bahagia dan bangga kepada semua orang di klub ini. Kami memiliki keinginan dan ambisi yang sama,” ujar Arteta.
Kemenangan tersebut juga membuat Arsenal menyamai rekor klub dengan 41 kemenangan dalam satu musim di semua kompetisi, menyamai catatan musim 1970-1971.
Arteta menilai ada perubahan besar dalam energi dan kepercayaan diri tim dalam sepekan terakhir.
Atmosfer di stadion, menurutnya, menjadi salah satu faktor penting kebangkitan performa The Gunners.
“Semua orang bisa merasakan perubahan energi dan keyakinan. Kami harus memanfaatkannya dengan tepat karena tantangan ke depan sangat besar,” tambahnya.
Gelandang andalan Declan Rice juga menegaskan timnya telah menemukan kembali performa terbaik setelah sempat menurun di dalam pertandingan.
“Kami sempat tidak tampil maksimal, tapi sekarang kami menemukan cara bermain yang baru. Kepercayaan diri adalah segalanya dalam sepak bola,” kata Rice.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga momentum, termasuk menghadapi laga krusial melawan West Ham United di ajang Liga Inggris akhir pekan ini.
Arsenal kini berada di ambang musim bersejarah. Selain berpeluang meraih gelar Liga Champions pertama, mereka juga semakin dekat dengan trofi Liga Inggris perdana sejak 2004.