Buntut Gagal di Piala AFF 2026, Masa Depan John Herdman Dipertanyakan, Kini Dievaluasi PSSI

Hernawati • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:14 WIB
John Herdman pelatih Timnas Indonesia.
John Herdman pelatih Timnas Indonesia.

KALTIMPOST.ID, Buntut kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, membuat posisi pelatih John Herdman kini tak lagi aman.

Skuad Garuda asuhan John Herdman gagal lolos di babak penyisihan grup usai hanya mengoleksi tujuh poin dari empat laga. 

Indonesia tertinggal satu poin dari Singapura dan tiga angka dari Vietnam yang lolos ke babak semifinal.

Kegagalan tersebut membuat tim kepelatihan Timnas Indonesia yang dipimpin John Herdman bakal menjalani evaluasi.

Kini PSSI berencana memanggil pelatih asal Inggris itu dalam waktu dekat.

Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi mengatakan, agenda evaluasi jadi hal rutin yang dilakukan PSSI setelah Timnas Indonesia mengikuti sebuah turnamen.

Hasil buruk di Piala AFF 2026 membuat evaluasi terhadap John Herdman dan jajaran staf pelatih menjadi semakin penting.

“Ya biasa, sebagaimana yang selalu dilakukan oleh Ketua Umum (Erick Thohir), baik itu Timnas kita berprestasi maupun tidak, akan ada diskusi dan evaluasi dari semua event yang dilakukan, termasuk dengan Timnas Indonesia yang AFF kemarin gagal,” kata Yunus.

PSSI sebenarnya berencana menggelar pertemuan dengan John Herdman. Namun, agenda tersebut mesti ditunda karena Erick Thohir memiliki kegiatan lain sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga.

“Harusnya malam ini kami panggil Coach John dan lainnya, tapi Pak Erick tiba-tiba ada kegiatan kementerian lainnya, mungkin di waktu atau beberapa hari ke depan kita akan ada evaluasi,” lanjutnya.

Evaluasi terhadap John Herdman menjadi penting karena Timnas Indonesia tidak memiliki banyak waktu untuk berbenah.

Setelah Piala AFF 2026, Garuda sudah ditunggu agenda besar lainnya.

Indonesia akan menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 21 September hingga 3 Oktober.

Erick Thohir menegaskan ajang tersebut harus dimanfaatkan sebaik mungkin karena digelar pada kalender FIFA.

Kondisi itu memungkinkan para pemain terbaik Indonesia untuk memperkuat Timnas.

“Memang masing-masing pelatih punya targetnya masing-masing, ya. Dan pasti PSSI, Kemenpora akan mendukung target yang dilakukan dari masing-masing pelatih kami," ucap Erick.

“Kalau kita melihat kejuaraan FIFA ASEAN ini memang dimasukkan menjadi agenda pada bulan September dan Oktober. Artinya dapat dipastikan semua pemain terbaik akan bisa bermain," lanjutnya.

Erick berharap Timnas Indonesia mampu memberikan prestasi maksimal ketika tampil sebagai tuan rumah.

Namun, PSSI juga harus mengantisipasi berbagai kemungkinan, termasuk persoalan cedera pemain.

“Dan kita harapkan tentu prestasinya bisa maksimal. Tapi tentu dinamika kami bisa lihat, apakah nanti amit-amit cedera, seperti apa, tentu hal-hal ini yang harus antisipasi," ujar Erick.

“Tapi sebagai tuan rumah, kalau bisa tim nasionalnya juga berprestasi dengan baik, ya ini hal-hal yang tentu kita harapkan,” tambahnya.

 

Editor : Hernawati
Piala AFF 2024 pssi Timnas Indonesia John Herdman