KALTIMPOST.ID, FLORIDA – Lionel Messi akhirnya benar-benar mengucapkan adios kepada tim nasional Argentina. Kali ini, keputusan pensiun yang diambilnya diyakini menjadi akhir perjalanan panjang bersama La Albiceleste.
Pernyataan tersebut mengingatkan publik pada keputusan serupa yang dibuat Messi 10 tahun lalu. Ketika itu, dia mengumumkan pensiun setelah Argentina gagal meraih trofi Copa America Centenario.
Namun, Messi kemudian berubah pikiran. Dia kembali ke timnas dan tampil di Piala Dunia 2018.
Baca Juga: Mengembalikan Marwah Pedagogi di Tengah Derasnya Arus Digitalisasi
Kini, penyerang berusia 39 tahun itu memilih menutup pintu untuk kembali. Messi mengumumkan pensiun dari sepak bola internasional melalui unggahan di akun media sosialnya pada Senin (31/8).
Keputusan tersebut diambil setelah Argentina gagal mempertahankan gelar Piala Dunia. La Albiceleste kalah 0-1 dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026 di New York New Jersey, 20 Juli lalu.
Ironisnya, final tersebut berlangsung di venue yang sama dengan tempat Messi mengumumkan pensiun dari timnas pada 2016. Sepuluh tahun berselang, dia kembali mengakhiri perjalanan internasional di tempat yang sama.
Kali ini, Messi menegaskan tidak memiliki tenaga lagi untuk diberikan kepada timnas. Pemilik rekor 207 penampilan dan 125 gol bersama Argentina itu juga menyadari sudah waktunya generasi baru mengambil peran.
"Aku sudah kehabisan tenaga. Aku tidak punya apa-apa lagi untuk diberikan. Aku telah memberikan dan menyerahkan segalanya," tulis Messi, seperti dilansir TyC Sports.
Keputusan tersebut datang beberapa pekan setelah ayahnya, Jorge Messi, meninggal dunia pada 8 Agustus lalu. Namun, Messi menyebut keputusannya lebih berkaitan dengan berakhirnya sebuah tahapan dalam perjalanan bersama timnas.
Messi juga pergi setelah menuntaskan hampir semua target bersama Argentina. Setelah sempat frustrasi dalam beberapa final, La Albiceleste akhirnya meraih Copa America 2021, Piala Dunia 2022, dan Copa America 2024 di bawah kepemimpinannya.
Baca Juga: Pemkot Samarinda Siapkan Pasar Murah Tematik, Harga Cabai hingga Ikan Mulai Naik
"Ada beberapa pemain muda berbakat yang muncul di belakangku yang pantas berada di sana," tulis Messi, berharap generasi penerus segera mengambil tempat di timnas.
Dengan kepergian Messi, pertanyaan berikutnya adalah siapa yang akan mengenakan ban kapten Argentina.
Nama bek tengah Cristian Romero menjadi salah satu kandidat kuat. Romero sebelumnya pernah dipercaya menggantikan Messi sebagai kapten dalam beberapa pertandingan.
Saat masih memperkuat Tottenham Hotspur, Romero juga berstatus sebagai salah satu pemilik ban kapten. Musim ini, bek berusia 28 tahun tersebut pindah ke Atletico Madrid.
Romero tercatat sudah tiga kali menggantikan Messi sebagai kapten Argentina. Terakhir, dia mengenakan ban kapten saat Argentina menang 2-1 atas Mauritania dalam pertandingan uji coba internasional pada 28 Maret lalu.
Sebelumnya, Romero merupakan kapten ketiga Argentina setelah Messi dan bek tengah veteran Nicolas Otamendi.
Kini, setelah Messi benar-benar mengucapkan adios, Argentina memasuki era baru tanpa sosok yang selama lebih dari dua dekade menjadi wajah utama La Albiceleste. (*)
Editor : Ery SupriyadiSumber : Jawa Pos Koran