KALTIMPOST.ID, LONDON - Kepergian Enzo Fernandez ke Manchester City meninggalkan lubang besar di lini tengah Chelsea. The Blues tidak memiliki cukup waktu untuk mendatangkan pengganti yang bisa menjadi tandem serasi bagi Moises Caicedo.
Chelsea sempat membidik gelandang AS Monaco, Lamine Camara, sebagai pengganti Enzo. Namun, transfer tersebut batal setelah Monaco membatalkan kesepakatan pada hari terakhir bursa transfer musim panas.
Alhasil, Chelsea harus mengandalkan konsistensi performa dan kebugaran Romeo Lavia serta Jordan Henderson. Keduanya menjadi opsi untuk mengisi lini tengah bersama Caicedo.
Baca Juga: Donald Trump Pengin Ubah Nama Selat Hormuz Jadi Selat Trump, Sebut Lebih Keren
Persoalan kebugaran menjadi perhatian. Henderson masih menjalani pemulihan cedera pergelangan tangan yang membuatnya absen.
Karena itu, manajer Chelsea Xabi Alonso menjajal sejumlah opsi untuk memperkuat lini tengah. Malo Gusto dapat dimainkan sebagai gelandang pivot, sementara kapten tim sekaligus bek kanan Reece James juga tidak asing dengan posisi tersebut.
Namun, persoalannya bukan hanya teknis. Caicedo juga membutuhkan tandem yang mampu membangun komunikasi dengan baik. Caicedo dan Enzo memiliki kesamaan dalam hal bahasa karena sama-sama berkomunikasi dalam bahasa Spanyol.
Chelsea juga memiliki Valentin Barco, pemain asal Argentina yang baru didatangkan dari Strasbourg. Pemain yang akrab disapa Colo itu merupakan sosok serbabisa dan dapat menjadi opsi bagi Alonso, meski sebelumnya lebih sering bermain sebagai bek kiri.
Baca Juga: Jasad Perempuan dalam Kardus Gegerkan Bandung, Pelaku Kabur ke Palembang Dibekuk Kurang dari 6 Jam
“Kita lihat saja nanti. Kami menginginkan yang terbaik untuk tim. Jika ada sesuatu yang akan terjadi atau berkembang, kami belum bisa mengungkapnya. Kami sedang menyiapkan diri untuk semua skenario,” tutur Xabi Alonso seperti dikutip dari ESPN. (*)
Editor : Ery SupriyadiSumber : Jawa Pos Koran