KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Penyerang Borneo FC, Moussa Diarra, menegaskan kemenangan atas wakil Myanmar, Yangon United, merupakan buah kerja keras seluruh elemen tim. Meski dinobatkan sebagai pemain terbaik pada laga perdana Grup D AFC Challenge League (ACGL), ia memilih tidak menonjolkan pencapaian pribadinya.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (18/10/2026), itu berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Borneo FC. Diarra turut menyumbangkan satu gol, melengkapi gol pembuka yang dicetak Iago Mendonca.
Diarra mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil positif yang diraih tim berjuluk Pesut Etam tersebut. Menurutnya, beradaptasi dan berkarier di negara baru bukanlah perkara mudah. Karena itu, kemenangan ini membutuhkan kerja keras ekstra dari seluruh anggota tim.
Baca Juga: Barcelona Selangkah Lagi Pecahkan Rekor Madrid, El Clasico Jadi Penentu
“Sebelum saya mulai, saya ingin bersyukur kepada Tuhan atas segalanya. Saya pikir datang ke negara lain itu tidak mudah dan membutuhkan banyak kerja keras. Saya pikir tim pantas mendapatkan kemenangan ini, mulai dari pelatih, pemain, hingga staf,” kata Diarra dalam konferensi pers seusai pertandingan, Minggu (18/10/2026) malam.
Meski sukses menyabet predikat player of the match dan mencatatkan namanya di papan skor, Diarra tetap menunjukkan sikap rendah hati. Pemain asing tersebut lebih memilih menyoroti soliditas dan kekompakan seluruh elemen di ruang ganti Borneo FC.
“Saya sebenarnya tidak suka membicarakan diri saya sendiri. Saya pikir saya harus berbicara tentang tim karena kami memiliki tim yang sangat bagus. Jadi, orang-orang hanya perlu bersabar dan insyaallah hasilnya akan datang,” ucap Diarra. (*)
Editor : Ery Supriyadi