Benamkan Bali United 2-0, Borneo FC Tempel PSM di Puncak Klasemen
Oktavia Megaria• Selasa, 27 Agustus 2024 | 22:11 WIB
SEMPURNA : Borneo FC Samarinda kembali mengantongi tiga poin usai mengalahkan Bali United dengan skor 2-0 pada laga yang berlangsung di Stadion Batakan, Selasa (27/8) malam. (Foto: Anggi/KP)
KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Borneo FC Samarinda berhasil membuktikan bahwa mereka layak berada di papan atas.
Skuad berjuluk Pesut Etam membenamkan Bali United dengan skor 2-0 di Stadion Batakan, yang merupakan kemenangan ketiga berturut pada laga yang berlangsung Selasa (27/8) malam.
Hasil ini membuat Borneo FC menempel PSM Makassar di puncak klasemen dengan sama-sama mengantongi sembilan poin dan selisih gol berjumlah enam.
Mengawali laga, kedua tim bertarung sengit sejak peluit dibunyikan. Bukan hanya kesulitan melancarkan serangan, Borneo FC bahkan mendapat tekanan terus-menerus dari Bali United.
Stefano Lilipaly sempat mencoba peruntungan dengan tendangan ke gawang. Sayang, serangan itu bisa ditangkis oleh Fitrul Dwi Rustapa. Begitu pula dengan sundulan Berguinho yang kembali mental.
Beruntungnya, Nadeo Winata cukup apik menjaga gawangnya agar tidak kebobolan. Hingga di menit 40, satu gol bersarang di gawang Bali United, persembahan Nduwarugira.
Tak berbeda jauh, babak kedua pun cukup sulit bagi kedua tim menambah poin. Barulah peluang itu muncul di menit 73, Mariano Peralta sukses mempersembahkan gol bagi timnya.
Jelang menit akhir babak kedua, Bali United tak mampu mengejar ketertinggalan. Pertandingan pun berakhir dengan skor 2-0, kemenangan telak bagi Lilipaly cs.
Pelatih Borneo FC Pieter Huistra mengaku senang dengan hasil yang mereka raih. Capaian ini, membuat mereka mampu menjaga kemenangan di awal musim ini.
“Tentu ini tidak lepas dari kerja keras pemain baik pemain asing maupun pemain muda. Saya selalu bilang kalau kami tim yang kuat,” kata dia.
Bahkan, kata dia, musim ini punya aura yang sangat positif. Bahkan, materi pemain cukup baik dibanding musim lalu.
Meski begitu, ia mengaku perjalanan masih panjang. Tentu banyak hal yang perlu dilakukan untuk ke depannya.
“Tetapi saya sangat senang dengan pertandingan malam ini, dan optimis untuk pertandingan ke depannya,” tambahnya.
Berbeda, Pelatih Bali United Stefano Cugurra tampak kecewa dengan timnya harus pulang dengan tangan kosong. Selain itu, kualitas lapangan yang ada begitu buruk.
Hal ini, sambungnya, bisa jadi disebabkan banyak pertandingan dilaksanakan di Stadion Batakan. Kendati begitu, ia tak ingin berlarut dengan kegagalan.
“Ini pertandingan yang sulit. Tetapi, kami harus fokus di pertandingan berikutnya. Pada laga kandang, semoga bisa meraih hasil positif,” tandasnya.
Sementara itu, Borneo FC bakal melakoni laga away pada Kamis (12/9). Mereka bakal menantang PSS Sleman di Stadion Manahan, Surakarta.(*)