KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – PSM Makassar gagal meraih tiga poin penuh saat bersua dengan PSS Sleman di Stadion Batakan, Jumat (13/12). Pada laga pekan ke-15 Liga 1 2024-2025, Yuran Fernandes dkk hanya mampu memetik satu poin.
Sejatinya Juku Eja, julukan PSM Makassar, lebih dulu unggul di menit 16. Lewat gol persembahan Aloisio Soares. Sayang, keunggulan tersebut buyar setelah Gustavo Tocantins mencetak gol penyeimbang pada menit 90+5.
“Kami memberikan banyak corner kepada tim lawan. Juga beberapa pelanggaran yang tidak perlu terjadi di lapangan. Ini membuat lawan mendapatkan kepercayaan diri,” ujar pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares.
Kendati kecewa dengan hasil akhir, juru taktik berpaspor Portugal itu tetap mengapresiasi penampilan anak asuhnya. “Pemain sudah memberikan yang terbaik untuk laga ini. Saya berterima kasih atas kerja keras mereka,” ucapnya.
Di sisi lain, pelatih PSS Sleman Mazola Junior mengaku puas. Baginya, pertandingan berjalan bagus dikarenakan mereka memang sudah banyak mempelajari permainan PSM. “Jadi kami tahu situasi yang berbahaya buat kami, termasuk bola mati dari mereka,” ungkapnya.
Diakuinya, beberapa peluang memang terlewatkan. Termasuk, dua kesempatan emas di babak pertama yang tidak tereksekusi dengan baik. “Tapi kami akan kerja keras lagi, dan akurasinya akan kami perbaiki. Setelah putaran pertama ini tentu kami akan mengejar poin untuk menjauhi zona degradasi,” tuntasnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi