KALTIMPOST.ID, BANTUL— PSIM Yogyakarta dan Dewa United bertemu pada pekan ke-9 BRI Super League 2025/2026. Duel ini akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, pukul 15.30 WIB sore ini.
Dalam laga ini, kedua tim sama-sama saja baru menelan kekalahan pada laga terakhir dan berebut penawar luka yakni kemenangan.
Sebelumnya, Dewa United menderita kekalahan menyakitkan 0-2 dari Madura United.
Sementara PSIM Yogyakarta baru saja menderita kekalahan telak dengan dibantai 4-0 dari Persita Tangerang.
Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, menegaskan bahwa timnya telah belajar banyak dari hasil negatif sebelumnya.
Ia memastikan kekalahan dari Madura United menjadi bahan evaluasi serius bagi seluruh pemain.
“Kesalahan seperti pekan lalu tidak boleh terjadi lagi. Semua pemain sudah bekerja keras dan menunjukkan komitmen penuh dalam latihan maupun pertandingan,” tegas pelatih asal Belanda itu.
Kapten tim, Ricky Kambuaya, juga menegaskan pentingnya laga ini sebagai momentum kebangkitan Banten Warriors, julukan Dewa United.
“Kami sadar ada hal yang perlu diperbaiki, baik secara individu maupun tim. Laga melawan PSIM adalah kesempatan untuk menunjukkan karakter dan semangat kami,” ujarnya.
Meski tampil di kandang lawan, Dewa United tetap percaya diri berkat rekor penguasaan bola mereka yang impresif di kompetisi.
Statistik mencatat, mereka termasuk tim dengan ball possession tertinggi hingga pekan kedelapan. Hal ini menjadi modal penting untuk menekan PSIM yang bertekad meraih kemenangan perdana di kandang.
Sementara PSIM, kemenangan adalah harga mati yang harus diraih oleh mereka.
Berstatus tuan rumah, Laskar Mataram tentu tak ingin kembali dipermalukan di hadapan pendukungnya sendiri. Apalagi, mereka belum sekalipun meraih kemenangan kandang musim ini.
“Kami memang hanya punya waktu pendek, seperti halnya pertandingan sebelumnya (melawan Persita). Tapi kami mencoba fokus dengan apa yang bisa kami kontrol,” ucap pelatih PSIM Jean-Paul van Gastel.
Akan tetapi, PSIM dipastikan tidak tampil dengan kekuatan penuh. Winger Anton Fase masih dalam masa pemulihan cedera, sementara bek Franco Ramos absen karena akumulasi kartu. “Semua pemain harus siap jadi pengganti di momen seperti ini,” tegas Van Gastel.(*)
Editor : Thomas Priyandoko