KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Persiku Kudus harus pasrah berada di posisi kedelapan, klasemen sementara Grup B Pegadaian Championship 2025/26. Usai gagal merebut poin di kandang Persiba Balikpapan, pekan lalu.
Hasil ini pun tak ayal menambah catatan kekalahan bagi tim asal Jawa Tengah tersebut. Di mana, dari tujuh laga yang dilakoni, tim berjuluk Macan Muria itu telah menelan lima kekalahan.
Menanggapi itu, Asisten Pelatih Persiku Kudus Noor Hadi mengatakan permainan yang dijalankan sudah sesuai strategi. Nyatanya, satu gol yang dicetak Persiba, mulai membuat pemain goyah.
“Kami cuma bertahan di 30 menit, setelahnya anak-anak agak kehilangan kendali dan penuh tekanan, keluar dari apa yang sudah kami rencanakan,” katanya.
Kendati begitu, dia menyebut mereka kembali bangkit pada babak kedua. Mulai memperbaiki dengan perubahan-perubahan dan mengusai permainan. Hal itu membuat beberapa peluang kembali didapatkan.
“Tapi ternyata belum dimaksimalkan dengan baik untuk menjadi gol,” tambahnya.
Hasil pertandingan tersebut, tentu saja menimbulkan pertanyaan. Mengingat formula pemain yang dimiliki, salah satunya Sandi Sute.
Noor Hadi tak menampik, kekuatan yang dimiliki tim sudah cukup baik. Menurutnya, para pemain hanya kurang konsentrasi saja.
Di sisi lain, ia mengaku tak ingin tim berlarut. Mereka ingin tetap fokus pada tujuan utama yakni membawa Persiku untuk naik lagi ke kasta atas.
“Mungkin kami akan fokus untuk laga-laga selanjutnya,” tutupnya. (*)
OKTAVIA MEGARIA
Editor : Duito Susanto