KALTIMPOST.ID-Bali United datang ke Samarinda dengan kekuatan pincang. Meski demikian, Pelatih Serdadu Tridatu, Johnny Jansen, tetap menegaskan bahwa timnya tidak sekadar pelesiran saat menantang Borneo FC pada pekan lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Minggu (30/11) pukul 16.30 Wita.
Jansen memastikan persiapan timnya berjalan normal. Ia dan staf pelatih fokus mempelajari permainan Pesut Etam yang dikenal agresif dan konsisten saat tampil di kandang.
“Persiapan kita sama seperti pertandingan yang lain. Kita latihan dan lihat video pertandingan Borneo karena kita tahu mereka tim yang bagus, punya kualitas bagus,” ungkap Jansen.
Pelatih asal Belanda itu mengakui laga di Segiri tidak akan mudah. Selain selalu menang saat tampil di depan publik sendiri, Borneo FC disebut memiliki permainan dinamis yang sulit diprediksi.
“Kita tahu Borneo selalu memenangkan pertandingan. Pemain selalu siap, apalagi menghadapi Borneo FC,” lanjutnya.
Kondisi makin rumit bagi Bali United karena tiga pemain mudanya dipanggil timnas: Kadek Arel Priyatna, Jens Raven, dan Rahmat Arjuna. Dua di antaranya merupakan pemain inti.
“Pasti kualitas kita sedikit menurun. Tapi itu kebijakan yang harus kita sesuaikan,” tegas Jansen.
Ditanya apakah ada taktik spesifik untuk meredam tuan rumah, Jansen menegaskan bahwa timnya tidak melakukan persiapan khusus. Meski begitu, mereka tetap datang dengan tekad mencuri angka.
“Tidak ada persiapan khusus untuk laga ini. Sama seperti menghadapi tim lain. Kita tahu kualitas Borneo sangat bagus, mereka sangat dinamis, dan mereka memenangkan semua pertandingan. Kita siap untuk pertandingan besok untuk coba curi poin,” pungkasnya. (rd)
DONI ADITYA HARYONO
Editor : Romdani.