Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Fans Manchester United Terbelah Usai Pemecatan Ruben Amorim

Thomas Dwi Priyandoko • Selasa, 6 Januari 2026 | 07:22 WIB

Ruben Amorim bertekad bawa Man Utd juara Liga Europa.
Ruben Amorim bertekad bawa Man Utd juara Liga Europa.

KALTIMPOST.ID, MANCHESTER – Keputusan manajemen Manchester United memecat Ruben Amorim memicu reaksi beragam dari para pendukung Setan Merah.

Sebagian fans menyambutnya dengan rasa lega, sementara lainnya justru kecewa karena klub kembali melakukan pergantian pelatih.

Amorim diketahui dipecat pada Senin (5/1/2026) atau sehari setelah United ditahan imbang Leeds United 1-1.

Hasil tersebut menjadi pertandingan terakhir pelatih berkebangsaan Portugal itu bersama Setan Merah.

Baca Juga: Ruben Amorim Dipecat MU karena Apa? Begini Penjelasan Setan Merah

Dengan demikian, Ruben Amorim melatih Manchester United selama 14 bulan.

Namun, sejumlah fans menilai pemecatan tersebut sudah dapat diprediksi.

Mereka mengkritik pendekatan taktik Amorim yang dinilai kaku, pemilihan pemain yang membingungkan, serta gaya komunikasinya yang dianggap defensif saat jumpa pers.

“Banyak fans tidak puas dengan pergantian pemain dan formasi yang ia gunakan. Dia terlihat keras kepala dan sulit menerima kritik,” ujar seorang suporter di sekitar Old Trafford seperti dilansir Reuters.

Beberapa pendukung lain menilai pernyataan Amorim usai laga melawan Leeds menjadi pemicu terakhir.

Sikapnya yang dinilai terlalu terbuka di depan media dianggap tidak mencerminkan nilai-nilai Manchester United.

Namun, tak sedikit pula yang menyayangkan keputusan manajemen. Mereka menilai Amorim seharusnya diberi waktu hingga akhir musim, terutama karena tim sedang kehilangan sejumlah pemain penting akibat cedera dan tugas internasional di Piala Afrika.

“Masalah utama United bukan hanya pelatih. Kalau terus mengganti manajer, hasilnya akan sama. Tidak akan ada kemajuan tanpa kesabaran,” kata suporter lainnya yang masih dikutip dari Reuters.

Pemecatan Amorim kembali menegaskan ketidakstabilan kursi pelatih United. Sejak Sir Alex Ferguson pensiun pada 2013, Amorim tercatat sebagai manajer ke-10 yang menangani klub, baik secara permanen maupun interim.

Sebagian pendukung juga menyinggung adanya konflik internal antara Amorim dan jajaran manajemen, termasuk Direktur Sepak Bola Jason Wilcox, yang disebut mempercepat keputusan pemecatan.(*)

 

Editor : Thomas Priyandoko
#man utd #liga inggris #sepak bola #man united #manchester united