KALTIMPOST.ID, Babak pertama pertandingan antara Arema FC melawan Persik Kediri telah berakhir. Kedua tim yang bermain pada laga lanjutan BRI Super League tersebut masih bermain imbang tanpa gol.
Sejak menit pertama, Arema FC sebagai tuan rumah bermain agresif. Singo Edan—julukan Arema FC terus lakukan serangannya dan menekan lini pertahanan Persik Kediri.
Peluang pertama hadir lewat Valdeci yang melakukan ancaman melalui sepakan keras kaki kiri dari luar kotak penalti.
Pada menit ke-8, injakkan dilakukan oleh pemain Persik Kediri terhadap Dalberto Luan Belo.
Lugo terlihat menginjak engkel dari Barito Putera tersebut. Wasit pun melakukan cek VAR.
Bukan kartu merah, wasit justru berikan Lugo kartu kuning.
Sontak saja, keputusan itu pun memantik protes keras dari pemain Arema FC.
Peluang emas pun didapatkan sang kapten Persik Kediri Ezra Walian.
Sepakan keras Ezra Walian di menit ke-30 berhasil on target.
Beruntungnya, Lucas Frigeri, penjaga gawang Arema mampu menepis sepakan Ezra Walian.
Di menit ke-35, top skor sementara Liga 1 Dalberto Luan Belo beri ancaman shoot on target.
Sepakannya masih mendatar dan mampu dihentikan oleh Leo Navacchio.
Body charge keras dilakukan oleh Wigi Pratama ke Salim Tuharea.
Imbasnya, Salim Tuharea terjatuh dan menghasilkan tendangan bebas untuk Arema FC.
Tambahan waktu 5 menit di akhir babak pertama.
Di menit akhir babak pertama, VAR sempat dilakukan.
Sayangnya, wasit tak beri penalty Persik Kediri.
Skor imbang 0-0 tak berubah hingga babak pertama berakhir.
Babak kedua diprediksi akan berlangsung lebih terbuka, mengingat kedua tim sama-sama membutuhkan poin untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara Super League.