KALTIMPOST.ID – Deltras FC sukses mempermalukan tuan rumah PSIS Semarang dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025 2026 dengan skor akhir 3-0.
Dalam laga di Stadion Jatidiri, Semarang, Deltras FC menang berkat dua gol atau brace yang dicetak oleh Neville Mbanwei Tengeg.
Sementara satu gol lainnya dari Kaka Depriadi di pengujung laga.
Kemenangan itu pun membuat Laskar Mahesa Jenar, sebutan PSIS Semarang, semakin terbenam di zona degradasi.
PSIS Semarang kini berada di peringkat 9 klasemen Grup Timur Pegadaian Championship dengan koleksi 8 poin.
Untuk keluar dari zona degradasi, Laskar Mahesa Jenar perlu mengejar Persi Kudus yang ada di peringkat 8 dengan koleksi 11 poin dan menyimpan satu pertandingan.
Sementara itu, Deltras FC yang ketambahan tiga poin naik ke peringkat 4 dengan koleksi 27 poin.
Jalannya Pertandingan
Mengawali laga, Deltras langsung tampil agresif sejak menit awal. Hasilnya terlihat pada menit ke-9 ketika Neville Mbanwei Tengeg membuka keunggulan tim tamu.
Gol cepat tersebut membuat PSIS berada dalam tekanan sepanjang sisa babak pertama.
PSIS mencoba bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, rapatnya lini pertahanan Deltras membuat peluang-peluang tuan rumah gagal berbuah gol.
Hingga turun minum, skor 0-1 tetap bertahan untuk keunggulan The Lobster, julukan Deltras.
Memasuki babak kedua, PSIS melakukan sejumlah pergantian pemain untuk mengejar ketertinggalan.
Pergantian itu sempat memberi warna baru dalam permainan, tetapi Deltras tetap tampil disiplin dan sabar menunggu celah.
Petaka bagi PSIS datang pada menit ke-83. Neville Mbanwei Tengeg kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan assist dari Hidayat T yang menerima umpan terobosan dari tengah lapangan, kemudian melaju di sisi kanan dan lepas dari kawalan pemain PSIS.
Bukannya bangkit, PSIS malah semakin tertinggal setelah gol yang dicetak penyerang Deltras FC lainnya, Kaka Depriadi pada menit 90+9.
Tak lama peluit panjang pun berbunyi. Skor akhir 0-3 menegaskan dominasi Deltras yang tampil efektif dan solid sepanjang pertandingan.(*)
Editor : Thomas Priyandoko