Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Bernardo Tavares Mulai “Bersih-Bersih” Skuad, Bek Senior Persebaya Resmi Terdepak?

Dwi Puspitarini • Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20 WIB
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares.
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares.

KALTIMPOST.ID, Perubahan besar tengah terjadi di tubuh Persebaya Surabaya menjelang putaran kedua musim 2025/2026.

Pelatih kepala, Bernardo Tavares, menunjukkan ketegasannya dalam merombak komposisi tim. Nama bek tengah berpengalaman, Kadek Raditya, menjadi pemain terbaru yang dipastikan meninggalkan markas Green Force.

Kabar ini mulai mencuat ke publik pada Sabtu (17/1/2026). Keputusan mencoret Kadek bukanlah tanpa alasan.

Meski sempat menjadi pilar utama di musim sebelumnya, menit bermain pemain asal Denpasar ini menurun drastis di bawah arahan pelatih asal Portugal tersebut.

 Baca Juga: Persiapan 100 Tahun, Persebaya Surabaya Fokus Benahi Sektor Internal Lewat Strategi Ini

Statistik dan Kontribusi yang Terhenti

Selama membela Persebaya sejak Juli 2023, Kadek Raditya sebenarnya memiliki catatan yang cukup solid.

Ia telah mengantongi 58 penampilan di liga dengan total 4.444 menit bermain. Namun, pada putaran pertama musim ini, ia hanya diberi kesempatan tampil dalam tiga pertandingan dengan durasi 88 menit.

Akun fanbase Persebaya, @emosijiwakucom, menjadi yang pertama mengonfirmasi perpisahan ini.

“58 penampilan di liga bersama Persebaya, 4.444 menit bermain, satu gol (via @transfermarkt.co.id). Terima kasih banyak bli @radityamaheswara,” tulis akun tersebut.

 Baca Juga: Keputusan Berani Persebaya Surabaya di Bursa Transfer, Bek Asing Harga Miliaran Ikut Dilepas?

Alasan di Balik Pencoretan

Keputusan Tavares ini diduga kuat berkaitan dengan kebutuhan taktik baru yang lebih mengandalkan pemain dengan karakteristik berbeda.

Tavares dikenal sebagai pelatih yang tidak ragu memangkas skuad demi efisiensi dan regenerasi.

Hengkangnya Kadek menambah daftar pemain yang dilepas dalam fase evaluasi tengah musim ini.

Sebelumnya, Rizky Dwi telah lebih dulu berlabuh ke Garudayaksa FC, sementara kiper Rendy Oscario memilih bergabung dengan Semen Padang.

 Baca Juga: Bernardo Tavares Dihadapkan Dilema Besar Jelang Putaran Kedua Super League

Respons Bonek dan Sinyal Regenerasi

Langkah berani manajemen dan tim pelatih ini memicu beragam reaksi dari pendukung setia, Bonek.

Banyak yang menilai ini adalah sinyal bahwa Persebaya akan memaksimalkan potensi pemain muda dari internal mereka.

Seorang pendukung memberikan komentarnya di media sosial. “Bernardo Tavarez bersih2 omah.. Wayahe arek2 nom2an EPA nyamboet gawe,” tulis salah satu Bonek.

Ungkapan tersebut merujuk pada harapan agar talenta muda dari Persebaya Future Lab mendapatkan tempat di skuad utama.

 Baca Juga: Persebaya Tak Benar-Benar Libur, Bernardo Tavares Siapkan Sesuatu di Balik Jeda Liga

Dukungan terhadap strategi pelatih juga terlihat dari komentar lainnya. “Sueneng coach Tavarez iso milih sesuai kebutuhan tim,” lanjutnya.

Bahkan, ada pula yang optimistis dengan perubahan mendadak ini. “Bernardo tavares sedang memasak!” tulis seorang suporter dengan antusias.

Dengan nilai pasar yang mencapai Rp 2,61 miliar, Kadek Raditya diprediksi tidak akan sulit menemukan klub baru di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Sementara itu, bagi Persebaya, perpisahan ini menjadi babak baru dalam perampingan skuad. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#Bernardo Tavares #kadek raditya #persebaya surabaya #Bek senior Persebaya #bersih-bersih #bonek #Super League 2025/2026