KALTIMPOST.ID, PSS Sleman memiliki peluang besar untuk mengambil alih posisi puncak klasemen (capolista) Grup Timur Pegadaian Championship 2025/26.
Syarat utamanya adalah mengalahkan Persela Lamongan dalam laga kandang di Stadion Maguwoharjo, Minggu (18/1) sore.
Jika berhasil meraih tiga poin, koleksi poin PSS akan menyamai Barito Putera yang saat ini memimpin klasemen dengan 36 poin.
Namun, PSS berhak berada di urutan pertama karena unggul dalam produktivitas gol.
Saat ini, PSS telah mencetak 31 gol, sementara Barito Putera baru mengemas 23 gol.
Baca Juga: Pedro Matos Merapat ke Green Force, Posisi Gelandang Senior Ini Mulai Terancam
Misi Balas Dendam yang Realistis
Selain memburu posisi puncak, laga ini menjadi ajang penebusan bagi skuat Laskar Sembada.
Pada pertemuan pertama Oktober lalu, PSS harus mengakui keunggulan Persela dengan skor 1-2 saat bermain di Stadion Surajaya.
Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, menyatakan bahwa persiapan anak asuhnya sudah sangat matang untuk menghadapi skuat asuhan Bima Sakti tersebut.
“Yang pasti persiapan kita cukup bagus, karena juga kita tahu tim Persela adalah tim yang mengalahkan kita waktu kita main away,” ujar Ansyari Lubis sebagaimana dikutip dari laman resmi klub.
Baca Juga: Bernardo Tavares Mulai “Bersih-Bersih” Skuad, Bek Senior Persebaya Resmi Terdepak?
Tetap Waspada Kekuatan Lawan
Meski berambisi menang dan mengincar posisi teratas, pelatih yang akrab disapa Uwak ini meminta para pemainnya tidak meremehkan lawan.
Ia tetap menaruh rasa hormat kepada Persela Lamongan yang memiliki komposisi tim solid dan staf kepelatihan yang berpengalaman.
Persela tetap dianggap sebagai batu sandungan yang bisa menggagalkan rencana PSS jika tidak dihadapi dengan fokus penuh selama 90 menit.
Baca Juga: Persiapan 100 Tahun, Persebaya Surabaya Fokus Benahi Sektor Internal Lewat Strategi Ini
“Tapi kita tetap hormat dengan mereka (Persela) karena mereka punya pelatih yang punya kualitas, seorang Bimasakti,” pungkasnya.
Laga ini diprediksi akan berjalan ketat mengingat kedua tim memiliki kepentingan besar di papan atas.
PSS Sleman butuh kemenangan untuk menjadi pemuncak, sedangkan Persela berupaya bangkit untuk terus menempel posisi empat besar. ***
Editor : Dwi Puspitarini