KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Putaran ketiga Pegadaian Championship musim 2025/2026 dipastikan bakal bergulir pertengahan Februari ini. Bisa dibilang, Persiba Balikpapan hanya memiliki sekitar dua minggu untuk mempersiapkan tim.
Tentu saja, tim berjuluk Beruang Madu ini mesti bekerja lebih keras. Mengingat, mereka menutup putaran kedua di posisi kedelapan. Dengan koleksi 14 poin dari 18 laga yang dilakoni.
Teranyar, Persiba harus pasrah menelan kekalahan di laga terakhirnya, saat bersua Deltras FC di Stadion Batakan, akhir pekan lalu. Beruang Madu yang mestinya bisa bermain imbang, namun hilangnya fokus pemain tak hanya membuat tim kebobolan satu gol, tetapi juga bermain dengan 10 pemain.
Terkait itu, Pelatih Leonard Tupamahu mengatakan semangat tim setelah kehilangan satu pemain patut mendapat apresiasi. Kendati memang ada hal-hal yang masih kurang dan mesti diperbaiki.
“Saya rasa pemain akan terus belajar dan berkembang. Semua pertandingan jadi pengalaman yang baik buat mereka. Jadi kami akan terus coba lagi, berdoa lagi. Ada waktu di antara putaran kedua dan putaran ketiga, semoga bisa memanfaatkan dengan maksimal,” ujarnya.
Dia mengakui, sudah menjadi tanggung jawabnya bila berbicara soal taktikal. Apa yang pemain lakukan di dalam pertandingan itu berdasarkan apa yang sudah dilatih dan diberikan tim pelatih.
Meski begitu, ia menekankan, pemain harus bisa improvisasi. Sebab, pilihan yang dibuat pelatih mesti disesuaikan pemain di lapangan.
Jadi memang butuh waktu untuk mereka untuk menyesuaikan, karena balik lagi yang saya bilang, kalau misalnya saya buat keputusan untuk main direct-direct ke depan, kita tunggu, tetap juga ada risikonya.
“Selama 3 minggu ini saya sudah berusaha menerapkan apa yang saya punya. Tapi balik lagi tidak ada cukup waktu untuk saya benar-benar melatih karena harus langsung fokus pada taktikal di pertandingan. Beberapa keputusan dan kontrol bola itu memang yang harus saya perbaiki supaya tidak mengundang lawan untuk pressing,” tutupnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo