KALTIMPOST.ID, Bali United bertekad bangkit saat menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Sabtu, 7 Februari 2026 pukul 19.00 WIB.
Laga ini menjadi ujian mental Serdadu Tridatu yang tampil kurang stabil di awal putaran kedua BRI Super League 2025/2026.
Pada akhir putaran pertama, Bali United sempat menunjukkan performa solid. Enam laga beruntun dilalui tanpa kekalahan dan tanpa kebobolan.
Namun memasuki putaran kedua, situasi berubah drastis. Dua pertandingan hanya berbuah satu imbang dan satu kalah, dengan gawang Mike Hauptmeijer kebobolan enam gol.
Pelatih Bali United Johnny Jansen mengakui laga melawan Persebaya tidak akan mudah. Ia menilai tim tamu datang dengan motivasi tinggi dan tidak sekadar mengincar hasil imbang.
“Sekarang kami baru saja kembali dari kekalahan menghadapi Persik. Waktu melawan Persebaya, kami kalah 5-2 meskipun sempat menyamakan kedudukan. Saya itu, kami kehilangan ritme bermain. Kami senang bisa kembali melawan tim dengan serangan balik yang bagus,” ujar Johnny Jansen dalam konferensi pers jelang laga, Jumat (6/2/2026).
Johnny menilai Persebaya sebagai tim yang berbahaya, terutama lewat skema serangan balik. Pengalaman pahit di Gelora Bung Tomo menjadi pelajaran penting bagi Bali United untuk tampil lebih disiplin di kandang sendiri.
Persebaya Tanpa Pilar, Bali United Tetap Waspada
Persebaya dipastikan kehilangan Bruno Moreira dan Milla Raickovic. Meski begitu, Johnny Jansen menolak menganggap absennya dua pemain tersebut sebagai keuntungan.
“Kami juga kehilangan beberapa pemain, seperti Brandon Wilson. Namun kehilangan pemain bukan menjadi alasan. Saya pikir mereka masih memiliki pemain-pemain yang bagus,” katanya.
Johnny menilai pemain pengganti Persebaya tetap berpotensi merepotkan, termasuk Bruno Paraiba, Pedro Matos, hingga gelandang muda Toni Firmansyah.
“Persebaya banyak memiliki materi pemain yang bagus. Jika mereka tidak mau kalah di sini, kami juga ingin menang. Pertandingan nanti bisa menjadi ketat dan semoga hasilnya bagus,” tambahnya.
Persebaya Janji Tampil Agresif
Di sisi lain, pelatih Persebaya Bernardo Tavares memastikan timnya tidak akan bermain aman meski tampil sebagai tamu. Ia menegaskan seluruh pemain siap mengisi peran yang ditinggalkan rekan setimnya.
“Kami memiliki lebih dari 11 pemain. Ketika satu atau dua pemain tidak bisa bermain, pemain lain harus siap mengambil kesempatan dan menunjukkan perkembangan mereka,” ujar Bernardo Tavares, dikutip dari situs resmi Persebaya.
Bernardo juga menilai Bali United akan tampil menekan sejak awal laga usai menelan kekalahan dari Persik Kediri. Ia menyebut beberapa pemain tuan rumah patut diwaspadai.
“Lalu ada beberapa pemain yang diwaspadai terutama dari sisi sayap. Termasuk penyerang Boris Kopitovic dan gelandang serang Mirza Mustafic yang memiliki sepakan jarak jauh yang akurat,” tutupnya.
Pertandingan Bali United vs Persebaya diprediksi berlangsung ketat. Kedua tim sama-sama datang dengan misi bangkit dan mengamankan poin penting di awal putaran kedua BRI Super League 2025/2026.
Prediksi Line-up
Bali United (4-3-3): Mike Hauptmeijer; Ricky Fajrin (C), Joao Ferrari, Kadek Arel, Rizky Dwi; Tim Receveur, Mirza Mustafic, Kadek Agung; Thijmen Goppel, Boris Kopitovic, Jordy Bruijn
Pelatih: Johnny Jansen
Persebaya Surabaya (4-3-3); Ernando Ari; Catur Pamungkas, Leo Lelis (C), Risto Mitrevski, Jefferson; Toni Firmansyah, Pedro Matos, Francisco Rivera; Gali Freitas, Bruno Paraiba, Malik Risaldi
Pelatih: Bernardo Tavares.***
Editor : Dwi Puspitarini